Teknologi Midsole dan Upper Ringan Jadi Kunci Kenyamanan di Balik Sepatu Modern

tvonenews.com
3 jam lalu
Cover Berita

tvOnenews.com - Industri alas kaki olahraga mengalami transformasi besar dalam satu dekade terakhir. Jika dahulu inovasi sepatu lebih banyak berfokus pada desain dan tampilan visual, kini persaingan bergeser ke ranah teknologi material. 

Produsen sepatu berlomba menciptakan produk yang lebih ringan, nyaman, responsif, dan mampu meningkatkan performa pengguna dalam berbagai aktivitas.

Perkembangan tersebut terlihat jelas pada teknologi midsole atau bantalan utama sepatu. Berbagai merek global dari Amerika Serikat, Jerman, hingga Jepang terus berinvestasi dalam riset material berbasis busa berteknologi tinggi. 

Nike misalnya mengembangkan ZoomX berbahan PEBA yang dikenal memiliki kemampuan pengembalian energi tinggi. Adidas menghadirkan teknologi Lightstrike Pro, sementara ASICS mengembangkan FF Blast Turbo untuk meningkatkan responsivitas saat berlari. 

Inovasi-inovasi tersebut lahir dari kebutuhan atlet maupun pengguna sehari-hari yang menginginkan kenyamanan tanpa mengorbankan performa.

Tidak hanya pada bagian midsole, pengembangan juga terjadi pada material upper atau bagian atas sepatu. Berbagai produsen kini memanfaatkan engineered mesh, knit upper, hingga material sintetis ringan yang memungkinkan sirkulasi udara lebih baik. 

Menurut sejumlah studi biomekanik olahraga yang dipublikasikan dalam jurnal Sports Engineering dan Journal of Foot and Ankle Research, bobot sepatu yang lebih ringan dapat membantu mengurangi beban energi saat berlari.

Sementara ventilasi yang baik berkontribusi terhadap kenyamanan dan kesehatan kaki selama aktivitas berlangsung.

Dalam dunia persepatuan modern, midsole dianggap sebagai "jantung" sebuah sepatu. Komponen ini berfungsi menyerap benturan, menjaga stabilitas, sekaligus membantu menghasilkan dorongan saat melangkah.

Di negara-negara maju seperti Amerika Serikat dan Jepang, pengembangan midsole dilakukan melalui riset laboratorium yang melibatkan pengujian biomekanik, analisis tekanan kaki, hingga simulasi gerakan atlet profesional. 

Tujuannya bukan sekadar membuat sepatu empuk, tetapi menciptakan keseimbangan antara kenyamanan, efisiensi energi, dan kestabilan.

Karena itu, banyak produsen kini tidak hanya berfokus pada tingkat kelembutan bantalan. Faktor seperti responsivitas, daya tahan material, serta kesesuaian bentuk kaki pengguna menjadi perhatian utama dalam pengembangan produk.

Pengembangan teknologi midsole bertujuan untuk meningkatkan kenyamanan, performa, dan kesesuaian bentuk sepatu dengan kebutuhan pengguna.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Menteri Imipas Ungkap Sudah Berhentikan 90 Pegawai karena Lakukan Pelanggaran
• 13 jam lalukumparan.com
thumb
Otorita IKN Ajukan Tambahan Rp 15,5 T untuk Kejar Target Jadi Ibu Kota Pada 2028
• 15 jam lalukumparan.com
thumb
Kelewat Murah, Pramono Anung Pastikan Tarif Transjabodetabek Naik
• 18 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Polling: Apa Pendapatmu soal Anthem World Cup 2026?
• 10 jam lalukumparan.com
thumb
Jadi Simbol Harapan Konservasi, Kapolda Riau Namai Anak Gajah Tesso Nilo “Nona Seroja”
• 9 jam laluokezone.com
Berhasil disimpan.