[FULL] DPR dan Ekonom Bicara Kenaikan Harga Pertamax, Jadi Tekanan Terbesar Kelas Menengah?

kompas.tv
1 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.TV - Kenaikan harga Pertamax yang mencapai hampir Rp4.000 per liter diprotes para pengguna kendaraan. Sejumlah warga memutuskan kembali beralih ke Pertalite karena tingginya harga Pertamax.

Sejumlah mahasiswa HMI menolak kenaikan harga BBM non-subsidi di kawasan Cikini, Menteng, Jakarta Pusat.

Aksi unjuk rasa sempat berlangsung ricuh.

Massa mahasiswa terlibat saling dorong dengan polisi yang hendak membubarkan aksi tersebut.

Massa menolak kenaikan harga BBM Pertamax yang dinilai terlalu mahal dan akan berimbas pada melemahnya daya beli masyarakat.

Akibat kenaikan harga BBM non-subsidi, sejumlah pengendara mencari cara untuk tetap menjaga daya beli.

Sebagian pengendara motor yang selama ini menggunakan Pertamax memilih beralih ke Pertalite. Namun, ada pula yang memilih bertahan menggunakan Pertamax karena tidak memiliki pilihan lain.

Ketua Komisi XI DPR Fraksi Golkar, Mukhamad Misbakhun, menilai kenaikan harga Pertamax dipastikan memberikan tekanan terhadap inflasi, meski besarannya masih dalam tahap penghitungan.

Misbakhun mengatakan pemerintah tengah menyiapkan skema stimulus untuk mengantisipasi dampak kenaikan tersebut.

Sementara itu, Ekonom CORE Indonesia, Dipo Satria Ramli, menilai kenaikan harga BBM jenis Pertamax akan sangat berdampak pada menurunnya daya beli kelompok masyarakat kelas menengah.

Padahal, kelas menengah menjadi salah satu faktor penting pertumbuhan ekonomi karena menyumbang konsumsi rumah tangga terbesar.

Pertamina Patra Niaga menaikkan harga BBM jenis Pertamax menjadi Rp16.250 per liter, sedangkan Pertamax Green menjadi Rp17.000 per liter.

Lantas, stimulus apa yang bisa diberikan pemerintah kepada warga kelas menengah untuk menjaga daya beli?

Kita bahas bersama Ekonom Profesor Ferry Felatuhihin dan Anggota Komisi XII DPR Fraksi Gerindra, Ramson Siagian.

Baca Juga: Peneliti AMEC dan Guru Besar Baca Eskalasi Konflik AS vs Iran, Negosiasi Benar-Benar Buntu?

#bbm #ekonomi #apbn #pertamax

Penulis : Shinta-Milenia

Sumber : Kompas TV

Tag
  • bbm
  • bbm nonsubsidi
  • pertamax
  • ekonomi
  • demo
  • pertamax naik
Selengkapnya


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Merajut Mimpi Butter Baby, Bongkar Batas Kuliner dan Hiburan Lewat Talenta Lokal
• 9 jam lalurepublika.co.id
thumb
Kemendagri Menyatakan Siap Memimpin Pembahasan Revisi RUU Pemilu Bersama DPR
• 57 menit lalupantau.com
thumb
Samator Perkuat Nilai bagi Pemegang Saham melalui Dividen Rp35 Miliar dan Pertumbuhan Berkelanjutan
• 13 jam lalumedcom.id
thumb
Pemain Baru Barcelona Anthony Gordon Sumbang Gol untuk Timnas Inggris, The Three Lions Menang Telak 3-0 atas Kosta Rika
• 20 jam laluharianfajar
thumb
Hotman Paris Bantah Raffi Ahmad Terima Kiriman iPhone 17 dari Blueray: Cuma Basa-basi
• 12 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.