Top! 145.000 ASN Bakal Dilatih Microsoft Biar Jago AI

cnbcindonesia.com
7 jam lalu
Cover Berita
Foto: Infografis/New Normal Sri Mulyani Syarat PNS Kemenkeu Bisa Kerja dari Mana Saja/Aristya Rahadian krisabella

Jakarta, CNBC Indonesia-Badan Kepegawaian Negara (BKN) bekerjasama dengan Microsoft Indonesia akan mengadakan pelatihan dan penguatan kapasitas kepemimpinan digital untuk 145 ribu Aparatur Sipil Negara (ASN) demi menghadapi era kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).

Kepala BKN, Zudan, mengungkapkan transformasi birokrasi di era kecerdasan buatan bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan yang harus segera direspons oleh seluruh ASN. Perkembangan AI akan mengubah cara kerja pemerintahan secara fundamental, terutama karena banyak pekerjaan administratif dan rutin yang kini dapat dilakukan secara otomatis oleh teknologi.


Baca: BPK Buka Suara Soal Kasus Korupsi 5 ASN, Begini Penjelasannya

Menurutnya, investasi terbesar yang harus dilakukan pemerintah saat ini adalah membangun ASN yang siap menghadapi era AI, sehingga mampu menjadi motor penggerak birokrasi yang profesional, inovatif, dan berbasis data.

Zudan mengarahkan agar ASN masa depan memiliki karakter agile, digital, dan AI-ready. ASN dituntut tidak hanya mampu menggunakan teknologi digital, tetapi juga memiliki pola pikir adaptif, kemauan belajar yang tinggi, serta kesiapan menghadapi perubahan yang berlangsung sangat cepat.

Kompetensi masa depan ASN tidak lagi cukup bertumpu pada pemahaman regulasi dan administrasi, melainkan harus diperkuat dengan literasi data, literasi AI, kemampuan berpikir kritis, kemampuan memecahkan masalah kompleks, dan growth mindset agar mampu bersaing, serta memberikan layanan terbaik kepada masyarakat.

"ASN harus mampu bertransformasi dari pelaksana pekerjaan administratif menjadi aparatur yang memiliki kemampuan analitis, strategis, dan mampu menghasilkan solusi bagi berbagai persoalan publik," ungkapnya dikutip dari siaran pers, Jumat (12/6/2026)

Baca: Masih Ada Honorer Belum Diangkat Jadi ASN, Begini Nasibnya!

Zudan menekankan agar teknologi digunakan untuk mempercepat proses kerja, meningkatkan akurasi pengambilan keputusan, serta menciptakan layanan yang lebih cepat, mudah, dan responsif.

BKN sendiri telah mengimplementasikan berbagai inovasi berbasis AI, seperti Chatbot AI BKN (Melinda), AI Proctoring pada sistem CAT, klasifikasi dokumen kepegawaian secara otomatis, serta otomasi verifikasi dan validasi dokumen. Berbagai inovasi tersebut merupakan bagian dari upaya modernisasi manajemen ASN dan dukungan terhadap implementasi 12 Kebijakan Pro-Karier ASN.

"Pada akhirnya, tujuan seluruh transformasi ini adalah menghadirkan birokrasi yang semakin modern, efektif, dan berkelas dunia, sekaligus mewujudkan layanan publik yang mampu memudahkan, melindungi, dan membahagiakan masyarakat, serta ASN di era digital," jelasnya.

Namun keberhasilan transformasi digital menurutnya tidak hanya ditentukan oleh teknologi, tetapi terutama oleh kualitas sumber daya manusia. Karena itu, BKN terus mendorong penguatan kompetensi ASN melalui berbagai program pengembangan kapasitas, termasuk kolaborasi dengan Microsoft Indonesia dan Binar Academy dalam pelatihan AI bagi ASN. Program ini merupakan bagian dari upaya BKN sebagai instansi pembina manajemen ASN untuk mendukung percepatan transformasi digital pemerintahan. Kolaborasi strategis BKN dan Microsoft Indonesia sendiri telah ditandai melalui penandatanganan kerja sama pada 28 April 2026 lalu.

Baca: Tito Ingatkan Gubernur hingga Bupati: Jangan Ada Lagi Honorer!

Pelatihan yang berlangsung Mei hingga Juli 2026 ini disambut antusias oleh para ASN, di mana terhitung telah diikuti 12.551 peserta, dan akan menyasar hingga 145 ribu target ASN. Untuk pelatihannya terdiri atas enam angkatan AI for Public Impact dan satu angkatan AI Policy Lab for Leaders. Selain memberikan pemahaman dasar mengenai AI, pelatihan ini juga memperkenalkan berbagai praktik penerapan AI dalam penyusunan kebijakan, pengolahan informasi, peningkatan produktivitas kerja, hingga pengembangan inovasi layanan publik. Sementara itu, peserta AI Policy Lab for Leaders memperoleh pembelajaran yang berfokus pada tata kelola, kebijakan, dan arah strategis implementasi AI di lingkungan pemerintahan.


(mij/mij) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:
Hybrid Cloud Jadi Standar Baru, HPE Sebut RI Masuk Titik Balik Positif

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Tarif Transjabodetabek Bakal Naik Sesuai Kondisi Ekonomi, Pramono: yang Kaya Bayar Lebih Tinggi
• 2 jam laluviva.co.id
thumb
Paula Verhoeven dan Praz Teguh Buka Suara Usai Diperiksa soal Kasus Hanania Travel | BERUT
• 15 jam lalukompas.tv
thumb
Cara Mengenali Orang yang Manipulatif Dilihat dari Cara Meminta Tolong
• 16 jam lalubeautynesia.id
thumb
Kejagung Tetapkan Tersangka Baru Korupsi MBG, Ini Perannya
• 20 jam laluliputan6.com
thumb
Misbakhun: DPR Kawal Mitigasi Dampak Kenaikan Pertamax Terhadap Daya Beli Masyarakat
• 18 jam lalujpnn.com
Berhasil disimpan.