REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) membantah pemadaman listrik bergilir yang berlangsung di kawasan Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) akibat stok batu bara yang menipis.
“Tidak ada batu bara menipis,” ujar Juru Bicara Kementerian ESDM Dwi Anggia ketika ditemui di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Kamis (11/6/2026) dikutip Jumat (12/6/2026).
Baca Juga
Tanam 400 Pohon Endemik, Perhutani dan Krakatau Posco Perkuat Ekosistem Gunung Pinang
IHSG Menguat Ikuti Bursa Global, Investor Cermati Prospek Perdamaian AS-Iran
Kenaikan Harga Pertamax Diperlukan untuk Jaga Rupiah dan Kurangi Tekanan APBN
Anggia menyampaikan pemadaman bergilir di kawasan Jabodetabek disebabkan oleh gangguan teknis.
Terkait permasalahan tersebut, Anggia menyampaikan pemerintah sudah berkomunikasi dengan PLN untuk mengantisipasi agar gangguan tersebut tidak berulang.
.rec-desc {padding: 7px !important;}
“Kalau ada isu-isu yang akan ada pemadaman, itu juga tidak benar. Dipastikan tidak benar,” ucap Anggia.
Ia juga menegaskan di tengah Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) batu bara yang masih terus berproses, tidak terdapat permasalahan dengan stok batu bara.
“Apalagi Pak Menteri (ESDM Bahlil Lahadalia) juga jelas menyampaikan terkait RKAB ini kan ada relaksasi bertahap, ya,” kata dia.