REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Meratus menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat layanan, konektivitas, dan solusi logistik maritim terintegrasi bagi pelanggan dan mitra usaha. Komitmen tersebut ditegaskan perusahaan di tengah berbagai informasi yang beredar terkait aksi korporasi yang dikaitkan dengan Meratus.
Head of Corporate Communications & Sustainability Meratus Group Purnama Aditya mengatakan seluruh kegiatan operasional dan layanan perusahaan saat ini berjalan normal tanpa gangguan.
Menurut dia, Meratus tetap fokus menjalankan strategi bisnis dan meningkatkan kualitas layanan guna mendukung kebutuhan logistik nasional.
"Meratus tetap berfokus pada penguatan layanan, konektivitas, serta penyediaan solusi logistik maritim terintegrasi bagi seluruh pelanggan dan mitra usaha," kata Aditya dalam keterangan resmi, Kamis (11/6/2026).
.rec-desc {padding: 7px !important;}
Aditya menjelaskan perusahaan perlu menyampaikan klarifikasi terkait informasi yang beredar agar tidak menimbulkan kesalahpahaman maupun spekulasi di kalangan pemangku kepentingan.
Ia menegaskan Meratus tidak mengetahui adanya rencana akuisisi sebagaimana disebutkan dalam sejumlah informasi yang beredar.
"Kami juga tidak sedang berada dalam proses penawaran, pembahasan, negosiasi, maupun perencanaan transaksi apa pun terkait akuisisi sebagaimana disebutkan dalam informasi yang beredar," ujar Aditya.
Menurut dia, informasi mengenai aksi korporasi berpotensi menimbulkan berbagai persepsi di kalangan pelaku pasar, pelanggan, mitra usaha, karyawan, maupun pemangku kepentingan lainnya.
Karena itu, perusahaan memandang perlu memberikan penjelasan agar informasi yang beredar tidak menimbulkan spekulasi yang dapat berdampak terhadap reputasi perusahaan.
"Kami memandang perlu memberikan klarifikasi agar informasi yang beredar tidak menimbulkan kesalahpahaman maupun spekulasi lebih lanjut yang dapat berdampak kepada reputasi Meratus," katanya.
Aditya menambahkan Meratus tetap berkomitmen menjalankan prinsip komunikasi yang transparan, bertanggung jawab, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Perusahaan juga mengimbau seluruh pihak untuk mengacu pada informasi resmi yang disampaikan perusahaan.
"Kami juga berharap pemberitaan terkait Meratus dapat dilakukan secara berimbang dan berdasarkan informasi yang telah terverifikasi," ujar Aditya.