Uya Kuya Heran Namanya Terseret Kasus MBG: Kalau Nggak Bawa Saya, Nggak Rame Ya?

kumparan.com
4 jam lalu
Cover Berita

Anggota Komisi IX DPR, Surya Utama atau Uya Kuya, membantah keterlibatannya dalam kasus dugaan korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG). Adapun namanya ikut terseret dalam daftar nama pejabat yang diduga terlibat yang beredar di media sosial.

“Astagfirullah, berita apa lagi ini? Baru dua bulan yang lalu saya kena gosip berita hoaks punya 750 dapur MBG, padahal satu dapur pun saya nggak punya. Itu aja masih kena fitnah,” kata Uya Kuya saat dikonfirmasi, Jumat (12/6).

“Sekarang ini nama saya dibawa-bawa lagi, memangnya kalo nggak bawa nama saya, nggak rame gitu ya?” lanjutnya.

Uya mengatakan dirinya juga pernah menjadi korban penyebaran informasi palsu yang berdampak besar terhadap keluarganya. Ia menyinggung peristiwa ketika rumahnya sempat dijarah.

“Tahun lalu saya sudah kena hoaks besar juga, sampai rumah saya dijarah. Video-video lama saya dijahit dan ditambahi tulisan-tulisan yang seolah-olah menghina masyarakat, padahal saya nggak pernah bicara sedikit pun pada saat itu,” ujar Uya.

“Tapi orang percaya itu kata-kata saya dan hasilnya apa? Rumah dijarah, keluarga kami dibully habis-habisan. Dan sampai sekarang sudah 10 bulan berlalu pun rumah saya belum selesai diperbaiki,” tambah dia.

Meski kembali diterpa isu yang menurutnya tidak benar, Uya mengaku memilih bersikap sabar.

“Tapi kejadian-kejadian kemarin membuat saya lebih ikhlas, sabar dan tawakal menghadapi fitnah apa pun. Saya percaya Tuhan punya rencana terbaik buat kami,” tuturnya.

Uya menilai pencatutan namanya justru dapat mengaburkan fokus utama dari perkara yang tengah diselidiki. Ia pun mengingatkan agar penanganan kasus korupsi MBG yang sebenarnya tetap diusut tuntas.

“Tapi yang paling penting, jangan sampai masalah kasus korupsi yang sebenarnya dikaburkan dengan sengaja menyeret nama-nama tokoh-tokoh atau orang-orang yang justru tidak ada korelasinya dengan inti kasusnya. Yang akhirnya justru menciptakan polemik baru di masyarakat yang membuat orang jadi lupa sama masalah intinya,” tegasnya.

Ia pun menegaskan posisinya sebagai anggota Komisi IX DPR hanya menjalankan fungsi penyaluran aspirasi masyarakat terkait program MBG kepada Badan Gizi Nasional (BGN).

“Sebagai anggota DPR khususnya Komisi IX, saya hanya menjalankan tugas saya, meneruskan aduan-aduan serta aspirasi, serta usulan-usulan masyarakat ke para pimpinan BGN. Tidak lebih dari itu,” kata Uya.

Sebelumnya, Eks Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sony Sonjaya, mengajukan diri sebagai Justice Collaborator (JC) dalam kasus dugaan korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) ke Kejaksaan Agung. Dia menyatakan siap bersikap kooperatif untuk membantu mengungkap pihak lain yang diduga terlibat.

Kuasa Hukum Sony, Elza Syarief, menyebut ada sejumlah nama yang kemudian disampaikan kliennya dalam berita acara pemeriksaan (BAP) penyidik.

“Yang tertulis 26 dan lain-lain, masih banyak lagi. Jadi, kan itu masih sifatnya, eh, pro-justicia, confidential,” kata Elza kepada wartawan, Selasa (9/6).

Namun, Elza memastikan nama-nama yang dimaksud sudah disampaikan Sony saat pemeriksaan penyidik dan telah tertulis dalam BAP.

“Bukan diserahin. Dalam BAP sudah disampaikan, sudah diketik,” ucap Elza.

“Saya kan juga enggak pernah baca. Tapi di dalam BAP sudah ada, BAP-nya saya sudah punya, gitu,” tambahnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Massa Mahasiswa Tertahan Barikade Aparat Dekat Bundaran HI, "Buka Jalannya Sekarang Juga!"
• 12 menit lalukompas.com
thumb
Tekanan Ekonomi dan Mitos Dominasi Platform Digital
• 1 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Temui Prabowo, Jusuf Kalla Bicara Investasi Energi Rp70 Triliun
• 14 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Setia pada Persebaya, Ernando Ari Ungkap Alasan Utama Perpanjang Kontrak
• 17 jam lalubola.com
thumb
Polres Bogor Kerahkan K-9, Cari Anjing Pemburu yang Lepas di Jasinga
• 22 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.