JAKARTA, DISWAY.ID - Perumda Dharma Jaya menggelar program kunjungan edukatif bagi 30 siswa SMPN 51 Jakarta yang mayoritas merupakan pengurus Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS).
Kegiatan yang berlangsung di Rumah Potong Hewan (RPH) Dharma Jaya, Penggilingan, Cakung, Jakarta Timur, ini bertujuan memperkenalkan proses penyediaan pangan protein hewani yang memenuhi standar Aman, Sehat, Utuh, dan Halal (ASUH).
Dalam kegiatan tersebut, para siswa didampingi lima guru untuk melihat secara langsung berbagai tahapan dalam rantai pasok pangan hewani. Mulai dari pemeliharaan ternak, proses pemotongan, pengolahan, penyimpanan, hingga distribusi produk kepada masyarakat.
Direktur Utama Perumda Dharma Jaya, Raditya Endra Budiman, mengatakan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam meningkatkan literasi pangan dan memperluas wawasan generasi muda mengenai pentingnya ketahanan pangan nasional.
“Kami berharap kunjungan ini dapat memberikan pemahaman yang lebih luas kepada para siswa mengenai pentingnya menjaga kualitas serta ketersediaan pangan bagi masyarakat. Ketahanan pangan bukan hanya tanggung jawab pemerintah dan pelaku usaha, tetapi juga membutuhkan kesadaran seluruh elemen masyarakat,” ujarnya.
Menurut Raditya, generasi muda memiliki peran penting dalam keberlanjutan sektor pangan Indonesia di masa mendatang. Karena itu, pemahaman mengenai proses produksi dan distribusi pangan perlu dikenalkan sejak dini.
“Di balik setiap produk protein hewani yang dikonsumsi masyarakat terdapat proses panjang yang melibatkan teknologi, standar keamanan, dan pengawasan yang ketat. Melalui kegiatan ini, kami ingin menumbuhkan kesadaran siswa agar lebih menghargai sumber daya pangan sekaligus memahami pentingnya asupan gizi berkualitas bagi masa depan bangsa,” jelasnya.
Kepala SMPN 51 Jakarta, Erni Setianingrum, M.Pd., menyambut baik kegiatan tersebut. Ia menilai kunjungan edukatif ke RPH Dharma Jaya mampu menjadi sarana pembelajaran yang menghubungkan teori di ruang kelas dengan praktik nyata di lapangan.
Menurutnya, program ini juga sejalan dengan Program Adiwiyata yang selama ini dijalankan sekolah dalam mendorong kepedulian siswa terhadap kesehatan, lingkungan, serta keberlanjutan sumber daya pangan.
Sepanjang kegiatan berlangsung, para siswa tampak antusias mengikuti sesi pemaparan dan diskusi mengenai sistem pengawasan mutu, standar kebersihan, hingga proses produksi di industri pangan modern.
Salah satu peserta, Dinda Kayla Alifa, mengaku memperoleh banyak pengetahuan baru dari kunjungan tersebut. Ia terkesan dengan ketelitian yang diterapkan pada setiap tahapan pengolahan produk pangan.
Sementara itu, Casa Aprilo Sialoho menilai pengalaman tersebut memberikan gambaran nyata mengenai panjangnya proses yang harus dilalui sebelum produk pangan dapat dikonsumsi masyarakat dengan aman.
Melalui program edukasi ini, Perumda Dharma Jaya kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung pendidikan generasi muda sekaligus meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya kedaulatan pangan, keamanan pangan, serta ketahanan pangan nasional yang berkelanjutan





