Hotman Paris Bidik Penyebar Fitnah terhadap Raffi Ahmad di Medsos

tabloidbintang.com
4 jam lalu
Cover Berita

TABLOIDBINTANG.COM - Raffi Ahmad mengaku lega setelah namanya tidak lagi dikaitkan dengan kasus dugaan suap yang menyeret Bea Cukai dan Blueray Cargo. Presenter berusia 39 tahun itu bersyukur karena saksi yang sebelumnya menyebut namanya dalam persidangan telah mencabut keterangan dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP).

Meski demikian, Raffi belum menentukan langkah hukum selanjutnya terkait polemik yang sempat menyeret namanya. Suami Nagita Slavina itu mengatakan masih akan berdiskusi dengan kuasa hukumnya, Hotman Paris Hutapea.

"Kalau saya sih sebenarnya pemaaf ya, tapi saya harus konsultasi dulu sama pengacara saya. Gimana Bang Hotman langkah hukum kedepan," kata Raffi Ahmad saat ditemui di kawasan Melawai, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (11/6).

Menanggapi hal tersebut, Hotman Paris menilai tidak ada dasar pidana untuk melaporkan pihak Blueray Cargo di Amerika Serikat. Menurutnya, pemilik toko justru berniat memberikan telepon genggam secara cuma-cuma kepada Raffi dan hanya meminta foto sebagai bentuk apresiasi.

"Kalau ditanya, ya kita tarik dari awal, pemilik toko Blueray Cargo ini justru yang sebenarnya mau kasih gratis handphone ke Raffi Ahmad, jadi dia gak salah dong," ujar Hotman.

Ia menambahkan, "Pemilik toko ini cuma minta foto aja, jadi nggak ada perbuatan pidananya. Apalagi dia sudah Whatsapp ke orang yang dikenal Raffi kasihan sama kasus ini."

Hotman juga menilai tidak ada unsur pidana yang dapat dikenakan kepada pegawai Blueray Cargo yang sempat memberikan keterangan dalam BAP. Pasalnya, keterangan tersebut disebut hanya berupa dugaan dan telah diklarifikasi dalam persidangan.

"Jadi untuk staf dua orang Blueray ini saya kira nggak ada peristiwa pidana yang mau kita laporkan," katanya.

Alih-alih melaporkan pihak yang terlibat dalam perkara tersebut, Hotman mengungkapkan fokus tim hukum kini tertuju pada pihak-pihak yang dinilai menyebarkan fitnah terhadap Raffi di media sosial.

"Jadi mau kita cari adalah orang-orang yang menistai sangat keji di medsos yang langsung sudah menuduh tanpa ada bukti dan itu kita akan inventarisir. Itu aja," ungkap Hotman.

Pengacara kondang itu menegaskan pihaknya akan mendata akun maupun individu yang dianggap menyerang nama baik Raffi Ahmad selama kasus dugaan suap tersebut mencuat ke publik.

"Jadi yang jadi target utama kami adalah orang-orang yang sakit jiwa di Indonesia atau memang orang-orang pengen follower-nya banyak seperti Hotman dan Raffi," ujar Hotman Paris.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Fuad Bawazier: Isu Ganti Menkeu Purbaya Bagian dari Cipta Kondisi
• 6 jam laludisway.id
thumb
Kapal RI Masih Tertahan di Hormuz, Wamenlu Sebut Karena Masalah Asuransi
• 5 jam laludisway.id
thumb
Sakit kepala konsisten timbul pagi hari bisa menjadi gejala tumor otak
• 23 jam laluantaranews.com
thumb
Tega! Pria di Jakbar Bawa Kabur Harta Wanita usai Kencan di Hotel
• 47 menit laludetik.com
thumb
Mahasiswa Ultimatum soal Reformasi Jilid II, Begini Reaksi Tegas Kepala BIN
• 21 jam laluokezone.com
Berhasil disimpan.