BRI Umumkan Siapkan Rp500 Miliar untuk Buyback Saham

bisnis.com
5 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA — PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BRI) mengumumkan rencana pembelian kembali saham atau buyback dalam kondisi pasar yang berfluktuasi secara signifikan dengan nilai maksimal Rp500 miliar. Aksi korporasi tersebut akan berlangsung selama tiga bulan, mulai 12 Juni 2026 hingga 11 September 2026.

Corporate Secretary BRI Dhanny mengatakan buyback dilakukan sebagai bagian dari strategi perseroan untuk meningkatkan nilai bagi pemegang saham sekaligus mencerminkan keyakinan manajemen terhadap fundamental kinerja dan prospek pertumbuhan jangka panjang perusahaan.

“Kami menilai valuasi BBRI saat ini masih berada di bawah nilai wajarnya atau belum sepenuhnya merefleksikan kinerja dan potensi bisnis perseroan,” ujar Dhanny dalam keterangannya Jumat (12/6/2026).

Pelaksanaan buyback mengacu pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 13 Tahun 2023 tentang Kebijakan dalam Menjaga Kinerja dan Stabilitas Pasar Modal pada Kondisi Pasar yang Berfluktuasi Secara Signifikan, serta Surat OJK Nomor S-10/D.04/2026 tanggal 13 Maret 2026 mengenai kebijakan pembelian kembali saham oleh perusahaan terbuka dalam kondisi pasar yang berfluktuasi signifikan.

Menurut Dhanny, keputusan buyback juga mempertimbangkan kondisi pasar yang masih dibayangi berbagai tantangan global, mulai dari ketidakpastian ekonomi dunia, meningkatnya tensi geopolitik di Timur Tengah, kenaikan harga minyak dunia, hingga arus keluar modal dari pasar negara berkembang. Faktor-faktor tersebut turut memberikan tekanan terhadap pasar keuangan, termasuk pasar modal Indonesia.

Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. - TradingView

Meski demikian, BRI memastikan pelaksanaan buyback tidak akan memberikan dampak material terhadap kondisi keuangan maupun operasional perusahaan. Perseroan telah memperhitungkan kecukupan likuiditas dan posisi keuangan sebelum menjalankan aksi korporasi tersebut.

Berdasarkan proforma laporan keuangan konsolidasi per 31 Maret 2026 setelah buyback, rasio kecukupan modal (Capital Adequacy Ratio/CAR) BRI tetap berada pada level 22,86%. Sementara itu, tingkat pengembalian ekuitas (Return on Equity/ROE) tercatat sebesar 18,37%.

Perseroan menilai posisi permodalan tersebut masih kuat untuk mendukung ekspansi usaha sekaligus menjaga kemampuan mitigasi risiko bisnis perbankan.

BRI menyatakan saham hasil buyback nantinya akan dialihkan melalui program kepemilikan saham bagi pekerja dan/atau direksi serta dewan komisaris setelah memperoleh persetujuan rapat umum pemegang saham (RUPS).

Sebagai bagian dari Danantara, BRI menegaskan akan tetap berfokus pada penguatan fundamental bisnis dan penciptaan nilai jangka panjang bagi pemegang saham serta pemangku kepentingan lainnya, dengan tetap mengacu pada ketentuan regulasi dan prinsip tata kelola perusahaan yang baik


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Timnas Senegal Diperiksa Ketat di Landasan Bandara AS Jelang Piala Dunia 2026
• 22 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Lewat Youthful Exhibit, Re.juve Ajak Masyarakat Melihat Wellness dari Kebiasaan Kecil Sehari-hari
• 10 jam laluherstory.co.id
thumb
Waspada Modus Penipuan Digital, Bank Sumsel Babel Ajak Nasabah Lindungi Data Pribadi
• 7 jam lalukompas.tv
thumb
Jangan Tergiur Harga Murah, Ini Tips Hindari Badal Haji Fiktif
• 5 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Rumah di Kemayoran Terbakar, Kerugian Capai Rp1 Miliar
• 9 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.