Timnas Senegal Diperiksa Ketat di Landasan Bandara AS Jelang Piala Dunia 2026

metrotvnews.com
3 jam lalu
Cover Berita

Raleigh: Pemeriksaan keamanan yang dijalani tim nasional Senegal setibanya di Amerika Serikat (AS) menjelang Piala Dunia 2026 menjadi sorotan setelah videonya viral di media sosial. 

Dalam rekaman yang beredar, pemain dan ofisial Senegal terlihat menjalani pemeriksaan menyeluruh di landasan bandara, memicu perdebatan mengenai perlakuan terhadap peserta turnamen.

Video yang beredar sejak 8 Juni itu telah ditonton lebih dari 1,7 juta kali di platform X. Dalam rekaman tersebut, seorang pemain yang diidentifikasi warganet sebagai gelandang Senegal Pathe Ciss terlihat diperiksa menggunakan detektor logam genggam hingga ke bagian telapak kaki.

Timnas Senegal tiba di Amerika Serikat pada 7 Juni dan menjadikan Universitas Rutgers di New Jersey sebagai basis latihan selama turnamen berlangsung.

Menanggapi video yang viral, Federasi Sepak Bola Senegal menegaskan pemeriksaan tersebut bukan dilakukan setelah kedatangan tim di San Antonio, Texas, seperti yang ramai diberitakan di media sosial. Menurut federasi, pemeriksaan berlangsung saat proses keberangkatan dari Bandara Raleigh, North Carolina, menuju San Antonio menggunakan penerbangan privat.

"Berbeda dengan sejumlah laporan yang beredar, pemeriksaan keamanan tidak dilakukan saat kedatangan tim di San Antonio. Pemeriksaan dilakukan saat proses naik pesawat di Bandara Raleigh pada Minggu, 7 Juni 2026, sebelum penerbangan berangkat," kata federasi dalam pernyataannya, dikutip dari Anadolu, Kamis, 11 Juni 2026. 

Delegasi Senegal disebut berangkat langsung dari hotel menuju landasan bandara menggunakan bus, sebelum menjalani seluruh prosedur keamanan dan kepolisian di dekat pesawat tanpa melewati terminal umum.

Federasi menegaskan prosedur tersebut dilakukan sesuai regulasi keamanan bandara dan tidak ada insiden yang terjadi selama pemeriksaan berlangsung.
Uzbekistan Alami Pemeriksaan Serupa Pemeriksaan keamanan ketat juga dialami tim nasional Uzbekistan saat berada di Amerika Serikat.

Dalam video yang diunggah ESPN Centroamerica pada 9 Juni dan telah ditonton sekitar 2,5 juta kali, para pemain dan ofisial Uzbekistan terlihat menjalani pemeriksaan sebelum laga uji coba tertutup melawan Belanda di Stadion Icahn, New York.

Rekaman menunjukkan petugas keamanan meminta anggota delegasi menyerahkan tas dan mengosongkan kantong sebelum menjalani pemeriksaan menggunakan detektor logam.

Seekor anjing pelacak juga tampak dikerahkan untuk memeriksa barang bawaan tim. Beberapa anggota delegasi Uzbekistan terlihat menunjukkan ekspresi kebingungan saat proses pemeriksaan berlangsung.

Tidak ada rekaman yang memperlihatkan perlakuan serupa terhadap tim Belanda dalam laga tersebut. Tuai Kritik di Media Sosial Video pemeriksaan terhadap Senegal dan Uzbekistan memicu beragam reaksi di media sosial. Sejumlah pengguna menilai prosedur tersebut berlebihan dan tidak pantas diterapkan kepada delegasi resmi peserta Piala Dunia.

"Anda menjadi tuan rumah Piala Dunia dan menyambut tim nasional seperti ini saat kedatangan. Gambaran ini saja seharusnya membuat otoritas bea cukai AS malu. Mereka adalah delegasi resmi, bukan pelancong biasa," tulis pengguna X @tysonphotoo.

Pengguna lain mempertanyakan mengapa pemeriksaan terhadap Senegal dilakukan di bawah terik matahari, bukan di dalam fasilitas bandara yang lebih layak.

"Semua orang bisa diarahkan ke dalam gedung sehingga pemeriksaan dilakukan dengan cara yang lebih nyaman dan terhormat," tulis akun @obehieguakhide.

Akun Analiz Odasi bahkan menyebut pemeriksaan delegasi tim nasional di landasan bandara sebagai kegagalan diplomatik yang besar.

Namun, sebagian warganet membela tindakan otoritas Amerika Serikat dan menyebut prosedur serupa juga pernah diterapkan kepada tim nasional Belgia saat menjalani laga persahabatan di AS pada Maret lalu.

"Semua orang diperiksa seperti ini saat tiba di bandara. Pesepak bola tidak mendapat perlakuan khusus," tulis pengguna X bernama Matthew Thompson.

Isu keamanan menjelang Piala Dunia 2026 menjadi perhatian dalam beberapa pekan terakhir, termasuk setelah wasit asal Somalia, Omar Abdulkadir Artan, ditolak masuk ke Amerika Serikat meski dijadwalkan bertugas dalam turnamen tersebut.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
24 Titik Api Terpantau di Sumsel, BNPB Kerahkan Water Bombing
• 15 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Hiperpolitik dan Masa Depan Demokrasi
• 15 jam lalukatadata.co.id
thumb
Prabowo: Untuk Bela Rakyat, Kita Harus Berhubungan Baik dengan Semua Negara
• 13 jam laludisway.id
thumb
KN SAR 225 ditempatkan di Banyuwangi perkuat operasi SAR di Selat Bali
• 23 jam laluantaranews.com
thumb
Misbakhun: DPR Kawal Mitigasi Dampak Kenaikan Pertamax Terhadap Daya Beli Masyarakat
• 7 jam lalujpnn.com
Berhasil disimpan.