Sebelum Investasi Properti, Cek Dulu 7 Faktor yang Bisa Menentukan Untung atau Rugi Ini

viva.co.id
5 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Investasi properti masih menjadi salah satu instrumen yang banyak diminati masyarakat untuk membangun kekayaan dalam jangka panjang. Selain berpotensi memberikan kenaikan nilai aset dari waktu ke waktu, properti juga dapat menghasilkan pendapatan pasif melalui penyewaan, baik untuk hunian maupun kebutuhan komersial.

Meski demikian, investasi properti bukan sekadar membeli rumah, apartemen, ruko, atau tanah lalu menunggu harga naik. Ada berbagai faktor yang perlu diperhatikan agar investasi yang dilakukan benar-benar memberikan keuntungan optimal di masa depan. 

Baca Juga :
Di Hadapan Para Pengusaha, Menlu Sebut Prabowo Bentuk Satgas Tangani Hambatan Investasi
Prabowo Blak-blakan soal Kabar Dirinya Usir Investor Asing

Kesalahan dalam memilih lokasi atau mengabaikan aspek legalitas misalnya, dapat membuat nilai investasi berkembang lebih lambat dari yang diharapkan. Bagi Anda yang berencana terjun ke dunia investasi properti, berikut beberapa hal penting yang sebaiknya diperhatikan agar peluang memperoleh keuntungan jangka panjang semakin besar, sebagaimana dihimpun Viva pada Jumat, 12 Juni 2026.

1. Pilih Lokasi yang Memiliki Potensi Pertumbuhan

Lokasi merupakan faktor utama dalam investasi properti. Properti yang berada di kawasan dengan perkembangan infrastruktur, pusat bisnis, kawasan pendidikan, atau akses transportasi yang baik umumnya memiliki potensi kenaikan harga lebih tinggi dibandingkan daerah yang perkembangannya stagnan.

Sebelum membeli properti, luangkan waktu untuk mempelajari rencana pengembangan wilayah, proyek infrastruktur, serta pertumbuhan ekonomi di kawasan tersebut. Semakin tinggi aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat, semakin besar peluang nilai properti meningkat di masa depan.

2. Pastikan Legalitas Properti Jelas

Legalitas menjadi aspek yang tidak boleh diabaikan dalam investasi properti. Pastikan sertifikat tanah, izin bangunan, hingga status kepemilikan properti telah sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Dokumen yang lengkap dan jelas tidak hanya memberikan rasa aman bagi investor, tetapi juga mempermudah proses penjualan kembali ketika Anda ingin merealisasikan keuntungan di kemudian hari.

3. Sesuaikan dengan Tujuan Investasi

Setiap investor memiliki tujuan yang berbeda. Ada yang berorientasi pada kenaikan harga aset atau capital gain, ada pula yang mengincar pendapatan rutin dari sewa. Karena itu, penting untuk menentukan tujuan investasi sejak awal. Jika ingin memperoleh penghasilan dari penyewaan, pilih properti yang berada di lokasi dengan permintaan sewa tinggi. Sementara jika fokus pada kenaikan nilai aset, kawasan yang sedang berkembang bisa menjadi pilihan menarik.

Baca Juga :
Anggota DPR: Keberhasilan Hilirisasi Butuh Investasi yang Berkelanjutan
Anggota DPR Nilai Tata Kelola SDA Bisa Percepat Investasi Guna Dorong Pertumbuhan Ekonomi
Meroket 1.688%, Pembiayaan Flexi Gold Bank Mega Syariah Tembus Rp 43 Miliar Per Mei 2026

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Timnas U19 Indonesia Gagal ke Final Piala AFF U19 2026, Nova Arianto Beberkan Penyebab Kekalahan
• 15 jam lalukompas.tv
thumb
Menteri Teuku Riefky Harsya Mendorong ASN Muda Menjadi Pemecah Masalah dan Inovator untuk Perkuat Ekonomi Kreatif
• 22 jam lalupantau.com
thumb
Elkan Baggott Terancam Gagal Cetak Rekor di Liga Inggris Walau Main Apik di Timnas Indonesia Setelah Pelatih Ipswich Town Lengser
• 18 jam lalutvonenews.com
thumb
Laga Pembuka Piala Dunia 2026: Drama 3 Kartu Merah, Meksiko Hajar Afrika Selatan 2-0
• 17 jam laluharianfajar
thumb
Pemerintah Siap Revisi RUPTL Demi PLTS 100 GW, DEN: EBT Lain Harus Lanjut
• 7 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.