Bayan Resources (BYAN) Tebar Dividen US$500 Juta, Cek Jadwalnya

bisnis.com
2 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA — Emiten batu bara milik Low Tuck Kwong, PT Bayan Resources Tbk., akan membagikan dividen tunai senilai US$500 juta atau setara US$0,015 per saham dari laba tahun buku 2025.

Keputusan pembagian dividen tersebut telah disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 10 Juni 2026.

Berdasarkan keterbukaan informasi perseroan, pemegang saham yang berhak menerima dividen adalah investor yang tercatat dalam daftar pemegang saham pada 23 Juni 2026 pukul 16.15 WIB.

Jadwal pembagian dividen tunai BYAN adalah sebagai berikut:

Perseroan menjelaskan pembayaran dividen kepada investor domestik akan dilakukan dalam mata uang rupiah dengan menggunakan kurs tengah Bank Indonesia pada tanggal recording date sebagai dasar konversi.

Pembagian dividen tersebut dilakukan di tengah penurunan kinerja laba BYAN sepanjang 2025.

Berdasarkan laporan keuangan perseroan, laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk tercatat sebesar US$767,91 juta pada 2025 atau turun 16,77% secara tahunan dibandingkan US$922,64 juta pada 2024.

Baca Juga

  • Kode Keras Low Tuck Kwong di Saham Bayan Resources (BYAN) Jelang Hilal Dividen 2026
  • Kisi-Kisi Dividen Bayan Resources (BYAN), Emiten Batu Bara Low Tuck Kwong
  • Bayan Resources (BYAN) Siapkan Capex hingga US$300 Juta pada 2026

Penurunan laba terjadi seiring melemahnya harga jual rata-rata (average selling price/ASP) batu bara dari US$61,3 per ton pada 2024 menjadi US$48,4 per ton pada 2025.

Meski demikian, pendapatan BYAN hanya turun tipis 0,55% menjadi US$3,42 miliar pada 2025 dari US$3,44 miliar pada tahun sebelumnya. Penurunan tersebut tertahan oleh kenaikan volume penjualan batu bara sebesar 25,97% menjadi 70,8 juta ton dibandingkan 56,2 juta ton pada 2024.

Pasar utama batu bara BYAN sepanjang 2025 berasal dari China dengan kontribusi 32%, diikuti Indonesia 26%, Filipina 19%, India 8%, serta Malaysia dan Vietnam masing-masing 4%.

Sementara itu, hingga akhir 2025, total aset BYAN tercatat sebesar US$3,37 miliar, dengan liabilitas US$680,46 juta dan ekuitas mencapai US$2,69 miliar.

Bayan Resources Tbk. - TradingView

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
MKTR Siapkan Dividen Minimalis Rp1,86 per Saham
• 3 jam laluidxchannel.com
thumb
Menkeu AS Ancam Bayar Kerugian Perang Sekutu dengan Aset Iran yang Dibekukan
• 11 jam lalukompas.tv
thumb
Hindari Kawasan MH Thamrin, Massa UI Berusaha Tembus ke Bundaran HI
• 4 jam lalukompas.com
thumb
Wagub Jateng Minta SPPG Beli Telur dari Peternak Lokal untuk Program MBG
• 4 jam laludetik.com
thumb
Dorong DKPP Tingkatkan Integritas Penyelenggara Pemilu, Mendagri Tito Tegaskan Ini
• 1 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.