Kemendukbangga Mendorong Perbaikan Tata Kelola Program Makan Bergizi Gratis agar Selaras dengan Penanganan Stunting

pantau.com
1 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN menyatakan bahwa perbaikan tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG) harus selaras dengan kebijakan penanganan stunting guna mendukung upaya pemerintah meningkatkan kualitas gizi nasional.

Penguatan Koordinasi Lintas Kementerian dan Lembaga

Sekretaris Kemendukbangga/Sekretaris Utama BKKBN, Budi Setiyono, menyampaikan bahwa penyelarasan tersebut penting untuk memperbaiki secara menyeluruh pelaksanaan program prioritas peningkatan kualitas gizi nasional.

Ia mengungkapkan, “Saya berharap Badan Gizi Nasional (BGN) dapat mendukung peningkatan efektivitas program di masa mendatang. Salah satu rekomendasi utama adalah pentingnya memperhatikan dan mengakomodasi berbagai masukan serta rekomendasi yang berasal dari lintas kementerian dan lembaga terkait proses penyusunan maupun implementasi kebijakan penanganan stunting.”

Budi menilai berbagai kementerian dan lembaga memiliki pengalaman, data, sumber daya, serta instrumen kebijakan yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung percepatan penurunan stunting.

Ia menegaskan bahwa seluruh rekomendasi yang dihasilkan melalui forum koordinasi lintas sektor perlu menjadi bahan pertimbangan dalam pengambilan keputusan agar kebijakan yang dihasilkan lebih komprehensif dan implementatif.

Budi juga mengatakan, “BGN juga perlu memperkuat kerja sama dan koordinasi secara lebih intensif dengan seluruh kementerian dan lembaga yang memiliki keterkaitan dengan program percepatan penurunan stunting. Penguatan koordinasi tersebut diperlukan untuk memastikan adanya keselarasan kebijakan, integrasi program, serta optimalisasi pemanfaatan sumber daya yang tersedia.”

Menurutnya, koordinasi yang lebih intensif akan membantu menciptakan keselarasan kebijakan antarinstansi, meningkatkan integrasi program penanganan stunting, serta mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya yang tersedia melalui kolaborasi lintas kementerian dan lembaga.

Penataan Program MBG untuk Kelompok 3B

Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN, Wihaji, menyatakan bahwa pihaknya terus memperkuat penataan Program MBG bagi kelompok ibu hamil, ibu menyusui, dan balita atau kelompok 3B dengan dukungan Tim Pendamping Keluarga (TPK).

Ia mengungkapkan, “Hari ini kelompok 3B yang menerima manfaat sudah mencapai 9,9 juta jiwa, terdiri atas 911 ribu ibu hamil, 2,2 juta ibu menyusui, dan sekitar 6 juta balita. Ini merupakan capaian penting dalam upaya memperkuat intervensi gizi bagi kelompok yang paling membutuhkan.”

Wihaji menyebut capaian tersebut didukung oleh lebih dari 122 ribu Tim Pendamping Keluarga yang selama ini membantu proses distribusi Program MBG secara langsung kepada kelompok sasaran.

Tim Pendamping Keluarga juga memastikan makanan yang diberikan benar-benar dikonsumsi oleh penerima manfaat sesuai dengan nilai gizi yang telah ditetapkan sehingga Program Makan Bergizi Gratis diharapkan memberikan manfaat lebih besar kepada masyarakat dan berkontribusi nyata terhadap percepatan penurunan prevalensi stunting.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Indodax Memperkuat Sistem Kepatuhan melalui Kolaborasi dengan Chainalysis untuk Tingkatkan Perlindungan Pengguna
• 15 jam lalupantau.com
thumb
Kronologi Bos Kartel Australia Diciduk Saat Hendak Terbang Pakai Private Jet
• 18 jam laludetik.com
thumb
Sebelum Investasi Properti, Cek Dulu 7 Faktor yang Bisa Menentukan Untung atau Rugi Ini
• 3 jam laluviva.co.id
thumb
Kasus Pesta Gay di Karawang Viral di Medsos, Dedi Mulyadi Siapkan Solusi dengan Opsi Masuk Barak Militer
• 13 jam lalugrid.id
thumb
Demo BEM UI di Bundaran HI Besok, Ini Jalur Alternatif yang Bisa Dilalui
• 23 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.