Perluas Ekspansi Global ke Pasar AS, Fasilitas Ekspor Baru SIG di Tuban Bisa Tampung 1 Juta Ton Semen per Tahun

viva.co.id
3 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) memperkuat langkah transformasi bisnis dan ekspansi global ke depannya. Hal itu dilakukan salah satunya dengan meresmikan fasilitas dermaga dan produksi untuk ekspor di Tuban, Jawa Timur, kemarin

Direktur Utama SIG, Indrieffouny Indra mengatakan, pengoperasian fasilitas ekspor di Tuban menandai langkah strategis SIG dalam membangun sumber pertumbuhan baru sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok industri bahan bangunan global. Kehadiran fasilitas modern ini menjadi tonggak penting dalam strategi SIG memperluas pasar internasional, sekaligus meningkatkan daya saing industri semen nasional di tengah tantangan kelebihan kapasitas industri.

Baca Juga :
Purbaya Pede Rupiah Bakal Kembali Menguat di Semester II-2026, Simak Indikatornya
WITEX 2026 Dorong Ekspor Kopi, Teh, dan Kakao Jawa Barat ke Pasar Global

Fasilitas ekspor berkapasitas hingga 1 juta ton semen per tahun tersebut akan menjadi basis utama penguatan ekspor SIG, khususnya ke Amerika Serikat, melalui kerja sama strategis antara anak usaha SIG, PT Solusi Bangun Indonesia Tbk, dan Taiheiyo Cement Corporation dari Jepang. Sepanjang 2026, SIG menargetkan ekspor sebanyak 450 ribu metrik ton (MT) semen tipe khusus ke Amerika Serikat secara bertahap.

“Momentum peresmian fasilitas ekspor ini membawa SIG pada tujuan utama yaitu menciptakan peluang pertumbuhan, mendukung pembangunan berkelanjutan, dan mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional melalui produk hasil karya anak bangsa,” kata Indrieffouny Indra dikutip dari keterangannya, Jumat, 12 Juni 2026.

Ia menambahkan, transformasi SIG tidak hanya berfokus pada penguatan pasar domestik, tetapi juga diarahkan untuk memperbesar kontribusi pasar ekspor guna meningkatkan utilitas produksi dan memperluas peluang bisnis jangka panjang.

“Di tengah kondisi industri domestik yang mengalami kelebihan kapasitas, pelaku usaha termasuk SIG dituntut untuk terus berinovasi dan menjalankan langkah-langkah strategis agar semakin kompetitif dan menjadi pilihan utama pelanggan di tengah persaingan pasar yang ketat,” ujar Indrieffouny Indra.

Fasilitas ekspor SIG di Tuban dilengkapi teknologi modern untuk mendukung operasional yang efisien dan berkelanjutan. Terminal dengan kapasitas hingga 50.000 DWT tersebut didukung tube conveyor sepanjang 4,1 kilometer, tripper conveyor, serta ship loader berkapasitas 1.000 ton per jam (tph) yang mampu mengirim semen curah langsung dari pabrik menuju kapal di dermaga.

Baca Juga :
Menko Airlangga Ungkap Kabar Terbaru Ekspor Listrik ke Singapura
Pastikan Kebutuhan Domestik Terpenuhi, Menperin Agus Targetkan Ekspor Industri Manufaktur Naik Jadi 30 Persen
Danantara Tegaskan DSI Bukan Calo Ekspor

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kejagung: Ribuan Motor Listrik Terbengkalai di Sentul terkait Korupsi MBG
• 1 jam lalukompas.com
thumb
Prabowo perintahkan Mendikdasmen bentuk tim evaluasi buku ajar sekolah
• 17 jam laluantaranews.com
thumb
Pimpinan Marketing ParagonCorp Masuk Top 50 APAC Dua Kali Beruntun
• 10 jam laludetik.com
thumb
Bang Jago di Jakut Ngamuk Tengah Malam, Acungkan Celurit ke Pelatih Beladiri
• 20 jam laludetik.com
thumb
Kanada Perkenalkan Aturan Baru yang Membatasi Media Sosial bagi Anak di Bawah 16 Tahun
• 7 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.