Komnas Anak Peringatkan Sarwendah yang Ajak Anak Live Bareng Giorgio Antonio, Terancam Kehilangan Hak Asuh?

grid.id
1 jam lalu
Cover Berita

Grid.ID – Di tengah konflik Sarwendah dengan Ruben Onsu, pola asuh sang artis kini menjadi sorotan publik. Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas Anak) sampai angkat bicara dan memperingatkan soal hak asuh.

Polemik bermula dari beredarnya video yang mempertontonkan anak Sarwendah memijit Giorgio Antonio saat siaran langsung atau live. Video tersebut langsung menuai kecaman dari berbagai pihak, salah satunya Komnas Anak.

Ketua Umum Komnas Anak, Agustinus Sirait, menyayangkan kejadian ini. Dalam keterangannya di YouTube Intens Investigasi pada Kamis (11/6/2026), ia menegaskan bahwa melibatkan anak dalam aktivitas orang dewasa di media sosial membawa lebih banyak dampak buruk daripada manfaatnya.

"Jangan membawa anak ke dalam sosial media untuk ikut ke aktivitas orang dewasa. Itu lebih banyak efek negatifnya yang didapat daripada positifnya," kata Agustinus.

Ia menjelaskan, dengan dipajangnya wajah anak di tengah konflik kedua orang tuanya dapat menimbulkan tekanan psikologis bagi si anak di lingkungan sosialnya.

"Apalagi ini selebritas RO (Ruben Onsu) dan S (Sarwendah) yang sedang berkonflik, kemudian wajah anak terpampang. Semua orang kenal anaknya, kemudian anak bersekolah, ketemu guru, ketemu temennya jadi bahan pertanyaan juga. Itu kan jadi efek buruk juga buat sisi mental anak," ujarnya menambahkan.

Agustinus lantas mempertanyakan apakah anak-anak Sarwendah dan Ruben Onsu tersebut telah dimintai persetujuan sebelum dilibatkan dalam live. Ia menegaskan bahwa terdapat larangan tegas membawa anak ke dalam live media sosial yang mengandung unsur komersial. Pasalnya, ini berpotensi ke arah eksploitasi.

"Kita perlu tahu juga apakah anak dimintai persetujuan juga untuk mau ikutan di live TikTok. Saya agak miris juga, ada di situ live TikTok dia jualan, tapi kok acara tidur-tidur? Itu kayak acara rumah tapi kok ada sisi komersial juga. Itu dilarang lho untuk anak dibawa ke dalam dunia live TikTok yang kemudian untuk komersial. Nanti bisa kena eksploitasi," tuturnya.

Lebih jauh, Ketua Umum Komnas Anak ini mengingatkan soal pentingnya edukasi mengenai batasan sentuhan fisik dari orang lain kepada anak. Mengingat Sarwendah kerap mengajak anak-anaknya live bareng Giorgio Antonio yang merupakan kekasihnya.

"Apalagi di situ selain tiduran, kemudian ada peluk. Ini orang tua juga harus mengajarkan bagian tubuh mana yang boleh disentuh orang lain, mana yang tidak boleh," imbuhnya.

 

Terkait potensi kehilangan hak asuh, Agustinus menyampaikan bahwa setiap pihak memiliki hak untuk mengajukan gugatan hak perwalian atau pengasuhan anak ke pengadilan. Sehingga Ruben Onsu punya peluang untuk mengambil haknya dari Sarwendah.

Akan tetapi, keputusan akhir tentang hak asuh anak Sarwendah dan Ruben Onsu tetap berada di tangan pengadilan berdasarkan dokumen dan bukti yang diajukan.

"Kalau untuk mengajukan hak perwalian anak atau hak pengasuhan itu sah-sah aja, setiap orang punya hak untuk mengajukan itu. Nanti dilihat lagi, nanti pengadilan melihat dokumen-dokumen itu apakah dia layak untuk haknya dialihkan. Nanti pengadilan yang memutuskan itu," ujarnya menjelaskan.

Kendati demikian, Agustinus Sirait memperingatkan kedua pihak, baik Sarwendah maupun Ruben Onsu, untuk mendahulukan kepentingan anak. Ia menyerukan agar perseteruan mantan suami-istri ini segera diselesaikan secara damai.

"Poinnya di sini adalah bagaimana dalam perseteruan keluarga yang bercerai, jangan lupa ada anak yang harus kita perhatikan. Jangan sampai anak menjadi korban psikis dalam perseteruan ini. Hentikanlah perseteruan ini. Bicarakan baik-baik. Selalu ada ruang negosiasi untuk berdamai. Apa yang mau dicari sih? Jangan lupa ada anak-anak yang melihat kita," pungkasnya.(*)

Artikel Asli


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kementerian ESDM Targetkan 13 Proyek Hilirisasi Senilai Rp239 Triliun Rampung Akhir Tahun
• 5 jam laluidxchannel.com
thumb
KPK Periksa Petinggi Indonesian Audit Watch di Kasus Korupsi Bea Cukai
• 5 jam lalujpnn.com
thumb
Kemenag Dampingi Eks Napiter Kembali ke Masyarakat, Targetkan Hidup Normal Tanpa Stigma
• 23 jam laludisway.id
thumb
Momen Dudung Beli Lukisan Siswi Sekolah Rakyat: Bagus, Saya Beli Rp1 Juta
• 3 jam lalukompas.tv
thumb
BYD M6 DM Akhirnya Dijual, MPV PHEV Mulai Rp 298 Juta
• 4 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.