jpnn.com, JAKARTA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mendorong Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) untuk terus meningkatkan integritas penyelenggara Pemilihan Umum (Pemilu).
Upaya tersebut dapat dilakukan dengan memperkuat aspek pencegahan, sejalan dengan ungkapan “keep them out of jail”.
BACA JUGA: Mendagri Tito Minta Semua Pemda tak Merekrut Honorer Baru
“Jadi, keberhasilan itu bukan banyak-banyaknya memutus dan menemukan kesalahan, tapi dengan adanya orang yang tidak masuk penjara karena melanggar. Oleh karena itu, prinsip-prinsip prevention mungkin perlu,” ujar Mendagri saat menghadiri Syukuran Hari Ulang Tahun (HUT) ke-14 DKPP di Ruang Sidang DKPP, Jakarta, Jumat (12/6).
Mendagri berharap DKPP dapat terus berperan aktif dalam upaya pencegahan pelanggaran.
Dalam konteks tersebut, DKPP dapat melakukan berbagai langkah perbaikan terhadap berbagai potensi persoalan yang dapat mengarah pada pelanggaran dalam penyelenggaraan Pemilu.
BACA JUGA: Mendagri Tito Karnavian Desak Pemda Cairkan Dana Bencana Sumatera Rp 10,6 T
Pada kesempatan yang sama, Mendagri juga mengapresiasi pelaksanaan Pemilu di Indonesia yang selama ini berjalan dengan baik.
Sebagai negara demokrasi terbesar ketiga di dunia, Indonesia menghadapi kompleksitas yang tinggi dalam penyelenggaraan Pemilu.
BACA JUGA: Mendagri Tito Keluarkan Peringatan Dini buat Pemda soal Ekonomi
Kendati demikian, dia menegaskan bahwa Pemilu merupakan simbol penting dalam kehidupan demokrasi.
“Kenapa? Itu the only momentum for all people who have the right to vote. Dia terlibat berpartisipasi dalam pengambilan keputusan yang penting satu-satunya. Yang lain kan melalui perwakilan,” tambahnya.
Di sisi lain, Mendagri mendorong DKPP untuk memperkuat kapasitas aparatur penegak hukum dalam menangani persoalan penyelenggaraan Pemilu.
Menurutnya, jumlah aparatur penyelenggara Pemilu yang tersebar di berbagai daerah memerlukan edukasi yang memadai agar pelanggaran dapat dicegah sejak dini.
Selain itu, dukungan sarana dan prasarana juga perlu dipersiapkan agar DKPP dapat menjalankan tugas dan fungsi organisasinya secara optimal.
“Saya prinsip mendukung DKPP untuk meningkatkan integritas dan berpikir tadi lebih maju berprinsip bagaimana untuk mencegah, mumpung ini [penyelenggaraan Pemilu] belum dimulai,” ungkap Mendagri Tito.
Turut hadir dalam acara tersebut Ketua DKPP Heddy Lugito, Ketua Bawaslu Rahmat Bagja, Ketua KPU Mochammad Afifuddin, serta perwakilan pejabat dari sejumlah kementerian dan lembaga.
Selain itu, Ketua Komisi II DPR RI Muhammad Rifqinizamy Karsayuda juga mengikuti kegiatan tersebut secara virtual. (jpnn)
BACA ARTIKEL LAINNYA... Ungkap Hasil Rakor 3 Menteri Bahas Nasib PPPK, Mendagri Tito: Solutif
Redaktur : Dedi Sofian
Reporter : Dedi Sofian, JPNN.com




