Jakarta: Dinas Perhubungan (Dishub) dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi DKI Jakarta menyiapkan personel serta sarana pendukung selama penyelenggaraan BTN Jakarta International Marathon (Jakim) 2026 pada 13–14 Juni 2026. Hal itu dilakukan untuk memastikan penyelenggaraan berjalan lancar.
“Petugas kami tidak hanya bertugas mengatur lalu lintas, tetapi juga memastikan masyarakat tetap dapat beraktivitas dengan nyaman” kata Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Budi Awaluddin, dikutip dari Antara, Jumat, 12 Juni 2026.
Budi menyebut kesiapan personel di lapangan merupakan wujud pelayanan. Sehingga, mobilitas warga dan peserta BTN Jakarta International Marathon dapat berjalan beriringan dengan baik.
Baca Juga :
Dukung JAKIM 2026, MRT Jakarta Beroperasi Lebih PagiPada Sabtu, 13 Juni 2026, Dishub menempatkan 310 personel yang tersebar di 73 titik. Sedangkan sebanyak 770 personel disiagakan pada 196 titik di sepanjang rute lomba dan kawasan pendukung kegiatan pada Minggu, 14 Juni 2026.
Selain personel, Dishub menyiapkan 1.200 unit water barrier, 24 unit mobil derek, 3 unit mobil VMS, 3 unit mobil skylift, serta 15 unit kendaraan pemanduan untuk mendukung pengaturan lalu lintas dan mobilitas selama kegiatan berlangsung.
Sementara itu, Satpol PP Provinsi DKI Jakarta mengerahkan 1.435 personel. Mereka disebar di 708 titik penjagaan selama dua hari pelaksanaan kegiatan.
Ilustrasi Satpol PP. Foto: Medcom.id.
Personel Satpol PP akan membantu pengamanan area lomba, menjaga ketertiban umum, serta mendukung kelancaran mobilitas masyarakat di sekitar lokasi kegiatan.
Kepala Satpol PP Provinsi DKI Jakarta, Satriadi Gunawan, mengatakan seluruh personel telah disiagakan untuk mendukung kelancaran acara. “Kami memastikan seluruh personel Satpol PP siap bertugas untuk menjaga ketertiban dan memberikan rasa aman bagi masyarakat maupun peserta. Sinergi seluruh unsur di lapangan menjadi kunci agar kegiatan ini berjalan tertib dan lancar,” ujar Satriadi.
Pemprov DKI Jakarta mengimbau masyarakat untuk menyesuaikan waktu perjalanan, menggunakan transportasi umum apabila memungkinkan, serta mematuhi arahan petugas di lapangan selama penyelenggaraan BTN Jakarta International Marathon 2026.




