Gempa Filipina: Pelatihan Tanggap Bencana Rutin Tekan Angka Korban Jiwa

kompas.tv
3 jam lalu
Cover Berita
Pengendara sepeda motor melintasi bangunan yang miring akibat gempa di General Santos, Pulau Mindanao, Filipina, Senin (8/6/2026). (Sumber: Associated Press)

MANILA, KOMPAS.TV - Pejabat-pejabat Filipina menyatakan, pelatihan tanggap bencana secara rutin dapat meminimalkan korban gempa 7,8 M dan tsunami yang melanda Pulau Mindanao, Filipina, pada Senin (8/6/2026) 

Per Jumat (12/6/2026), gempa tersebut telah menewaskan lebih dari 55 orang dan menimbulkan sekitar 1.120 korban luka.

Lebih dari 45.000 orang terpaksa mengungsi akibat gempa. Sedangkan 31 orang dilaporkan masih hilang usai gempa. 

Gempa tersebut tercatat sebagai gempa terkuat di Filipina pada abad ke-21. Gempa itu pun menimbulkan tsunami hingga 1,4 meter dengan gelombang kurang dari satu meter yang tercatat sampai di Provinsi Sulawesi Utara dan Maluku Utara.

Direktur Institut Vulkanologi dan Seismologi Filipina (PHIVOLCS) Teresito Bacolcol mengatakan pelatihan tanggap bencana telah dilakukan bertahun-tahun di negara tersebut, khususnya untuk anak sekolah.

Gempa di Mindanao sendiri melanda saat jam sibuk di Filipina, yakni pukul 07.37 pagi saat masyarakat berangkat kerja dan sekolah mempersiapkan kelas.

"Bagus bahwa usaha kami mengedukasi masyarakat tentang apa yang harus dilakukan saat terjadi gempa menunjukkan hasilnya," kata Teresito Bacolcol dikutip Associated Press.

Baca Juga: Gempa Filipina: 45 Orang Tewas, Terjadi 2.100 Gempa Susulan

Meskipun demikian, Bacolcol mengaku khawatir setelah melihat kerusakan sejumlah infrasktruktur publik pascagempa. Menurutnya, sebagian bangunan seharusnya masih berdiri jika mengikuti regulasi yang ditetapkan pemerintah.

Sementara itu, Direktur Kantor Pertahanan Sipil Region Davao Ednar Dayanghirang menyebut pelatihan tanggap bencana membantu mengurangi risiko jatuhnya korban. Salah satunya karena masyarakat yang terlatih merespons bencana, termasuk gempa bumi, dapat mencegah terjadinya peristiwa saling injak.

Penulis : Ikhsan Abdul Hakim Editor : Desy-Afrianti

1
2
Show All

Sumber : Kompas TV

Tag
  • gempa filipina
  • mitigasi bencana
  • pelatihan tanggap bencana
  • simulasi gempa bumi
  • filipina
Selengkapnya


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Tim JUNO China Umumkan Temuan Perdana Neutrino di Jurnal Nature dengan Tingkat Presisi Tinggi
• 17 jam lalupantau.com
thumb
Kejagung Segera Periksa Sony Sonjaya soal Pengajuan Justice Collaborator
• 3 jam laluliputan6.com
thumb
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Akibat Kelangkaan Batu Bara
• 18 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Kejagung Tetapkan Tersangka dari Pihak Swasta dalam Kasus Korupsi MBG | SAPA PAGI
• 13 jam lalukompas.tv
thumb
Balik Rugi Jadi Laba, Phapros (PEHA) Putuskan Bayar Dividen Rp4,12 Miliar
• 12 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.