Komitmen korporasi dalam mendorong lahirnya wirausaha sosial (social entrepreneurship) dan inovasi berkelanjutan di tingkat daerah terus diperkuat. PT Astra International Tbk resmi memulai rangkaian Roadshow 17th SATU Indonesia Awards 2026 dengan memilih Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, sebagai kota pertama pada Jumat (12/6).
Langkah strategis ini menjadi pembuka komitmen Astra untuk menjaring generasi muda yang mampu menghadirkan solusi nyata bagi tantangan di sekitarnya. Tak tanggung-tanggung, Astra telah menyiapkan dana pembinaan sebesar Rp65 juta bagi para penerima apresiasi di tingkat nasional, lengkap dengan program pembinaan terstruktur.
Pemilihan Jawa Timur sebagai titik awal perburuan inovator muda ini didasarkan pada potensi demografi yang sangat besar. Merujuk data Survei Penduduk Antar Sensus (SUPAS) 2025 Provinsi Jawa Timur, populasi Generasi Z dan Milenial di wilayah ini mencapai sekitar 46 persen dari total penduduk, atau setara dengan hampir 19,5 jiwa.
Angka produktif yang masif tersebut dinilai menjadi modal krusial dalam melahirkan gerakan yang berdampak langsung pada lima bidang utama, yaitu Kesehatan, Pendidikan, Lingkungan, Kewirausahaan, dan Teknologi.
Chief of Corporate Affairs Astra, Boy Kelana Soebroto, menjelaskan bahwa pada pelaksanaan tahun ke-17 ini, Astra mengusung tema "Terhubung dalam Aksi". Fokus utamanya adalah mengintegrasikan inisiatif lokal anak muda ke dalam ekosistem pendukung yang lebih luas, termasuk program Desa Sejahtera Astra (DSA).
“Astra ingin menegaskan bahwa setiap inisiatif baik dari generasi muda akan memiliki dampak yang lebih luas ketika terhubung dengan masyarakat, pemerintah daerah, dan ekosistem pendukung yang berkelanjutan,” ujar Boy Kelana Soebroto dalam keterangannya, Jumat (12/6).
“Melalui penguatan kolaborasi antara SATU Indonesia Awards dan Desa Sejahtera Astra, kami berharap semakin banyak inisiatif anak muda yang dapat berkembang, berintegrasi, dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” tambahnya.
Komitmen Daerah Dorong Kualitas SDMPelaksanaan roadshow yang dihadiri oleh lebih dari 500 peserta dari kalangan pelajar, mahasiswa, komunitas, hingga pegiat sosial ini mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Banyuwangi.
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani yang hadir langsung di lokasi, menekankan pentingnya melahirkan manusia yang adaptif, kreatif, dan berani mengambil tindakan di tengah ketidakpastian ekonomi global saat ini.
“Atas nama Pemkab Banyuwangi, kami mengucapkan terima kasih kepada Astra yang telah menyelenggarakan SATU Indonesia Awards dan memilih Banyuwangi sebagai salah satu lokasi Roadshow 17th SATU Indonesia Awards 2026. Kami berharap melalui kegiatan ini dapat ditemukan lebih banyak mutiara-mutiara hebat yang dapat terus berkembang dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” jelasnya.
Ipuk menambahkan, keberlanjutan sebuah daerah kini tidak bisa lagi hanya mengandalkan faktor komoditas atau kekayaan alam semata, melainkan dari investasi pada manusianya.
“Di tengah berbagai perubahan yang terjadi saat ini, satu hal yang tidak berubah adalah pentingnya manusia yang memiliki kepedulian, kreativitas, dan keberanian untuk menghadirkan solusi bagi lingkungannya. Karena sesungguhnya kemajuan suatu daerah tidak hanya ditentukan oleh besarnya sumber daya alam yang dimiliki, tetapi juga oleh kualitas sumber daya manusianya,” tegas Ipuk.
Banyuwangi sendiri tercatat memiliki rekam jejak yang kuat dalam melahirkan talenta muda inspiratif yang diakui di tingkat nasional. Beberapa inovator lokal asal Banyuwangi yang sebelumnya telah meraih apresiasi ini di antaranya Oka Bayu Pratama (Bidang Teknologi 2025), Vicky Hendri Kurniawan (Bidang Teknologi 2020), Tunggul Harwanto (Bidang Pendidikan 2020), dan Muhammad Farid (Bidang Pendidikan 2010).
Sinergi Ekosistem dan Ajang Mengukur KapasitasSelain ruang berbagi inspirasi, roadshow ini menggelar sesi Bincang Inspiratif yang menghadirkan Staf Khusus Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) RI Raline Shah, Head of Corporate Communications Astra Windy Riswantyo, serta Achmad Irfandi, Penerima Apresiasi SATU Indonesia Awards 2021 sekaligus penggerak "Kampung Lali Gadget" asal Sidoarjo.
Di hadapan ratusan pemuda, Achmad Irfandi membagikan pengalamannya membangun gerakan literasi "Dolanan Tanpa Gadget" yang kini bertransformasi menjadi pilar edukasi “Kampung Lali Gadget” sekaligus penggerak ekonomi desa di wilayahnya. Ia juga mengajak para pegiat sosial dan inovator muda di Jawa Timur untuk tidak ragu mengambil peluang emas ini sebagai wadah menguji mental dan inovasi.
“Silakan mendaftar dan mau ikut di SATU Indonesia Awards, supaya nanti bisa ngukur kapasitasnya dan kemampuannya. Karena itu nanti diukurnya dengan teman-teman se-Indonesia yang kompeten di tingkat nasional,” terangnya.
Hingga saat ini, ajang tahunan yang diinisiasi sejak 2010 ini telah melahirkan 792 generasi muda inspiratif di seluruh Indonesia. Sementara di sisi pengembangan wilayah, ekosistem Desa Sejahtera Astra tercatat telah membina sebanyak 1.533 desa yang tersebar di 35 provinsi.
Bagi generasi muda yang memiliki lini usaha sosial atau gerakan perubahan, periode pendaftaran 17th SATU Indonesia Awards 2026 masih dibuka mulai 1 April hingga 1 Agustus 2026. Selepas dari Banyuwangi, Astra dijadwalkan akan melanjutkan perburuan inovator muda ini ke dua kota lainnya, yakni Makassar dan Lombok.





