Polisi Dalami Penyebab Ledakan di KMP Aceh Hebat 2, 15 Orang Luka Bakar

republika.co.id
6 jam lalu
Cover Berita
REPUBLIKA.CO.ID, BANDA ACEH, – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Banda Aceh mendalami penyebab ledakan KMP Aceh Hebat 2 yang mengakibatkan 15 orang mengalami luka bakar. Peristiwa nahas itu terjadi di kapal penyeberangan yang sedang bersandar di Pelabuhan Ulee Lheue, Banda Aceh, pada Jumat (12/6).

Kepala Satreskrim Polresta Banda Aceh, Komisaris Polisi Miftahuda Dhiza Fezuono, mengungkapkan bahwa belasan korban terdiri dari 14 orang mahasiswa atau taruna Politeknik Pelayaran Malahayati dan seorang anak buah kapal (ABK). Saat ini, seluruh korban tengah menjalani perawatan medis intensif di Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Umum Daerah Zainoel Abidin (RSUDZA) Banda Aceh.

"Kami bersama tim Ditreskrimum Polda Aceh dan Ditpolairud Polda Aceh mendalami penyebab ledakan di KMP Aceh Hebat 2 yang mengakibatkan belasan orang mengalami luka bakar," ujar Miftahuda di Banda Aceh.

Kronologi Kejadian

Berdasarkan keterangan pihak kepolisian, insiden bermula ketika belasan taruna pelayaran tersebut sedang mengikuti pendidikan lapangan atau praktik di atas kapal. Kapal roro itu baru saja tiba di Pelabuhan Ulee Lheue setelah menempuh perjalanan dari Pelabuhan Balohan, Kota Sabang.

"Tiba-tiba ledakan terjadi. Kami belum bisa memastikan penyebab ledakan karena masih dalam penyelidikan. Ledakan terjadi di kamar mesin," jelas Miftahuda.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Pihak kepolisian masih melakukan identifikasi mendalam terhadap para korban. Terkait kondisi luka bakar yang diderita, Miftahuda menyatakan belum dapat memberikan keterangan secara terperinci dan menyerahkan sepenuhnya kepada tim medis. "Secara umum, korban mengalami luka bakar ringan, sedang, dan berat," tambahnya.

Ledakan yang terjadi di bagian kamar mesin kapal tersebut sontak mengejutkan banyak pihak. Mayoritas korban yang merupakan taruna atau mahasiswa Politeknik Pelayaran itu segera dilarikan ke RSUDZA Banda Aceh untuk mendapatkan penanganan medis darurat.

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
sumber : antara
@font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kejaksaan Jadwalkan Periksa Eks Wakil Ketua BGN Sony Sonjaya dalam Waktu Dekat
• 1 jam lalukompas.tv
thumb
Kejagung Tetapkan Tersangka dari Pihak Swasta dalam Kasus Korupsi MBG | SAPA PAGI
• 20 jam lalukompas.tv
thumb
Pengelolaan Dana Haji Menghadapi Tantangan Risiko Kurs, BPKH Tekankan Pentingnya Kesesuaian Aset dan Kewajiban
• 3 jam lalupantau.com
thumb
PT Timah Alokasikan Capex Rp450 Miliar pada 2026, Fokus Tambah Cadangan dan Hilirisasi
• 14 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
KPK ungkap jumlah uang yang disita dari geledah rumah Silmy Karim
• 17 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.