Harapan tercapainya perdamaian antara Amerika Serikat dan Iran semakin menguat setelah muncul sejumlah sinyal positif dari kedua negara. Pergerakan logistik militer AS ke Swiss dan pernyataan kedua negara memunculkan spekulasi bahwa kesepakatan yang tengah dinegosiasikan akan segera diumumkan.
Axios menyebut ada empat pesawat angkut C-17 milik Angkatan Udara Amerika Serikat mengirimkan peralatan ke Jenewa, Swiss. Pengiriman logistik tersebut diduga karena Wakil Presiden AS JD Vance akan segera berkunjung untuk melakukan penandatanganan kesepakatan dengan Iran.
Seperti diketahui, kedua negara memang sedang berupaya merampungkan nota kesepahaman yang diharapkan menjadi landasan bagi normalisasi hubungan dan penyelesaian berbagai isu sumber ketegangan.
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengisyaratkan bahwa proses negosiasi telah memasuki tahap akhir. Melalui platform media sosial Truth Social, Trump mengungkapkan bahwa dirinya membatalkan rencana serangan pengeboman terhadap Iran yang sebelumnya dijadwalkan berlangsung pada Kamis (11/6/2026) malam.
Trump juga menyatakan waktu dan lokasi penandatanganan perjanjian akan segera diumumkan kepada publik. Menurutnya, poin-poin utama dalam kesepakatan tersebut telah disetujui kedua pihak.
Baca Juga: 'Hampir Tak Mungkin,' Upaya Donald Trump Akhiri Perang Iran-Amerika Bisa Digagalkan Manuver Israel
Ia menyebut Amerika Serikat, Israel, dan sejumlah negara lain telah menyetujui substansi pokok perjanjian yang sedang dipersiapkan. Pernyataan tersebut memperkuat keyakinan bahwa kesepakatan yang lebih komprehensif untuk mengakhiri ketegangan di kawasan Timur Tengah semakin dekat untuk direalisasikan.
Dari pihak Iran, sinyal serupa juga disampaikan oleh Ismail Baghaei. Ia mengonfirmasi bahwa naskah nota kesepahaman dengan Amerika Serikat telah mencapai kesepakatan pada bagian-bagian utama. Pernyataan tersebut sebelumnya dilaporkan oleh media pemerintah Iran, Press TV.





