Delapan korban speedboat tenggelam di MBD masih dalam pencarian

antaranews.com
3 jam lalu
Cover Berita
Ambon (ANTARA) - Sebanyak delapan dari sepuluh penumpang speedboat yang tenggelam di sekitar Perairan Pulau Dai Kabupaten Maluku Barat Daya, Maluku, pada Kamis, (11/6) belum diketahui nasibnya dan masih dilakukan operasi pencarian oleh tim SAR gabungan.

"Saat ini para korban belum ditemukan dan kami sementara melakukan koordinasi dengan pemilik speedboat yang digunakan para penumpang," kata Kepala BPBD Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) Jemmy Lico yang dihubungi dari Ambon, Sabtu.

Baca juga: Basarnas: Speedboat tenggelam tewaskan delapan orang akibat gelombang

Dua dari sepuluh penumpang speedboat atas nama Yakob Anamofa (22) dan Ignasius Matrunkoly (42) dalam kondisi selamat setelah berupaya berenang kembali ke Desa Sinairusi dan meminta pertolongan masyarakat.

Menurut dia, speedboat berpenumpang 10 orang itu awalnya bertolak dari Desa Sinairusi menuju Tepa, Kecamatan Pulau Babar (Kabupaten MBD) pada Kamis, (11/6), namun terjadi cuaca buruk di sekitar Perairan Pulau Dai yang mengakibatkan speedboat tenggelam.

Pencarian telah dilakukan masyarakat bersama BPBD MBD menggunakan tiga unit speedboat dan KM Teifelin sejak terjadi musibah terhadap delapan penumpang lainnya, namun belum membuahkan hasil. Selanjutnya meminta bantuan SAR, karena pencarian awal ini juga terkendala cuaca buruk serta terbatasnya BBM.

"Musibah kecelakaan laut ini telah kami laporkan ke Kantor Pencarian dan Pertolongan Basarnas Ambon, Maluku dan tim SAR gabungan sementara melakukan operasi pencarian hingga saat ini," ucapnya.

Baca juga: Basarnas: Kapal MV DAI CAT 06 asal Malaysia hilang di perairan Natuna

Baca juga: Delapan awak kapal cumi masih dalam pencarian tim SAR Dobo

Sementara itu, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Basarnas Ambon Muhammad Arafah membenarkan adanya laporan kecelakaan speedboat dari Kepala BPBD Kabupaten MBD pada Jumat, (12/6) pukul 08:30 WIT dan telah dilakukan operasi SAR.

"Lokasi kejadian pada koordinat LKK 7°39'2.95"S, 129°38'27.61"E di sekitar Perairan Pulai Dai (MBD) dengan jarak kurang lebih 264 NM Heading 160° arah Tenggara dari BRIN Ambon menggunakan Google Earth," ujarnya.

Pada 12 Juni 2026, pukul 09.30 WIT, Kansar Ambon melaksanakan Koordinasi dengan Yance Ritiauw selaku Kepala Desa Sinairusi yang menjelaskan jumlah korban 10 orang dengan keterangan dua selamat dan delapan dalam pencarian.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
6.088 Personel Amankan Demo Mahasiswa, Kapolda: Mahasiswa Keluarga Kita, Amankan Humanis & Terukur
• 17 jam lalurealita.co
thumb
Pesawat Ada Gangguan, Paus Leo XIV Balik ke Terminal Bandara Spanyol
• 14 jam laludetik.com
thumb
Pekerjaan Bergaji Tinggi Sekarang Jadi Ladang Pengangguran
• 2 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Ekonom sebut sejumlah syarat agar Kopdes handal sebagai pemasok MBG
• 10 jam laluantaranews.com
thumb
Jargas PGN Area Pasuruan Dukung Operasional 15 Ribu Santri di Ponpes Dalwan
• 19 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.