JEMBER (Realita)- Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Jember yang mencapai 6,35 persen pada triwulan pertama 2026 menjadi salah satu yang tertinggi di kawasan Sekar Kijang. Capaian tersebut melampaui pertumbuhan ekonomi Jawa Timur yang tercatat 5,96 persen dan nasional sebesar 5,61 persen berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS).
Di tengah capaian tersebut, Bupati Jember Muhammad Fawait atau Gus Fawait baru saja menyelesaikan studi doktoralnya di Program Doktor Ilmu Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga. Dalam disertasinya, ia meneliti peran belanja pemerintah daerah dalam mendorong kesejahteraan masyarakat di Jawa Timur.
Baca juga: 48 Armada untuk Koperasi Merah Putih, Jember Bidik Ekonomi Desa yang Mandiri dan Berdaya Saing
Disertasi berjudul "Analisis Peran Belanja Pemerintah dalam Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Provinsi Jawa Timur" mengulas bagaimana pengelolaan anggaran daerah dapat memengaruhi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Penelitian tersebut menekankan pentingnya efektivitas alokasi belanja pemerintah agar tidak hanya terserap secara administratif, tetapi juga memberikan dampak ekonomi yang lebih luas.
"Belanja pemerintah tidak hanya harus terserap, tetapi juga harus mampu menciptakan dampak nyata terhadap kesejahteraan masyarakat melalui penguatan sektor-sektor produktif," tulis Gus Fawait dalam ringkasan disertasinya.
Dalam kajiannya, Gus Fawait menyoroti perlunya belanja daerah diarahkan pada sektor-sektor yang memiliki efek berganda tinggi, seperti pengembangan usaha mikro, sektor pertanian, ketahanan pangan, serta pembangunan infrastruktur yang mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.
Sejumlah indikator ekonomi di Jember dinilai menunjukkan kesesuaian dengan pendekatan yang dibahas dalam penelitian tersebut. Pemerintah Kabupaten Jember dalam beberapa bulan terakhir mendorong percepatan pelaksanaan program pembangunan dan penyaluran anggaran untuk berbagai sektor prioritas.
Selain itu, penelitian tersebut juga menekankan bahwa efektivitas pelaksanaan program menjadi faktor penting dalam meningkatkan perputaran ekonomi di tingkat masyarakat. Semakin cepat program dijalankan dan manfaatnya dirasakan warga, semakin besar peluang peningkatan pendapatan dan daya beli masyarakat.
Baca juga: Kepala BGN Berganti, Gus Fawait Optimistis MBG Percepat Peningkatan Gizi dan Gerakkan Ekonomi Desa di Jember
"Efektivitas belanja pemerintah memiliki hubungan yang signifikan terhadap peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat dan pertumbuhan daerah," tulisnya dalam bagian kesimpulan penelitian.
Data BPS menunjukkan Jember memimpin pertumbuhan ekonomi di kawasan Sekar Kijang dengan angka 6,35 persen. Posisi berikutnya ditempati Banyuwangi sebesar 6,14 persen, Lumajang 5,89 persen, Situbondo 5,50 persen, dan Bondowoso 5,42 persen.
Capaian tersebut menempatkan Jember sebagai salah satu daerah dengan laju pertumbuhan ekonomi tercepat di kawasan timur Jawa Timur pada awal 2026. Meski demikian, para ekonom umumnya menilai bahwa pertumbuhan ekonomi perlu diikuti indikator lain seperti penurunan kemiskinan, pengurangan pengangguran, serta peningkatan kualitas hidup masyarakat agar manfaatnya dapat dirasakan secara merata.
Selesainya studi doktoral Gus Fawait juga menambah dimensi akademik dalam pembahasan kebijakan pembangunan daerah. Temuan dalam disertasinya dapat menjadi salah satu referensi dalam merumuskan strategi pengelolaan anggaran yang lebih efektif untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
Baca juga: Hasil Pengecekan MPP Mini Jombang, Gus Fawait Pastikan Cetak KTP Gratis dan Blangko Aman
"Tujuan akhir dari setiap kebijakan fiskal daerah adalah terciptanya kesejahteraan masyarakat yang berkelanjutan melalui pertumbuhan ekonomi yang inklusif," tulis Gus Fawait dalam disertasinya.
Menurutnya, keberhasilan pembangunan daerah tidak dapat diukur semata dari tingginya angka pertumbuhan ekonomi. Pertumbuhan tersebut harus mampu diterjemahkan menjadi peningkatan pendapatan masyarakat, terbukanya lapangan kerja, dan menurunnya tingkat kemiskinan.
"Pertumbuhan ekonomi harus berjalan beriringan dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat agar manfaat pembangunan dapat dirasakan secara luas," ujar Gus Fawait dalam ringkasan disertasinya.
Editor : Redaksi





