BGN: Tuduhan Pembagian Keuntungan Program MBG ke Prasiden adalah Hoaks

republika.co.id
2 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA  -– Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan bahwa narasi di media sosial tentang adanya pembagian keuntungan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) buat Presiden merupakan informasi palsu atau hoaks.

BGN memastikan pernyataan sebagaimana yang beredar tersebut tidak pernah disampaikan oleh kepala BGN maupun pihak resmi lembaga.

Baca Juga
  • KDM Minta Maaf Pemerintah Belum Mampu Tampung Semua Siswa di Sekolah Negeri
  • Populasi Endemik Orang Utan Tapanuli Merosot Tujuh Persen Akibat Banjir Sumatra
  • Budiman Sudjatmiko: MBG Harus Jalan Terus, Itu Janji Kampanye

Informasi itu dinilai sebagai bentuk disinformasi yang berpotensi menyesatkan masyarakat dan menimbulkan kegaduhan di ruang publik.

"Saya menegaskan bahwa narasi yang beredar tersebut tidak benar. Saya tidak pernah menyampaikan pernyataan sebagaimana yang dicantumkan dalam pesan yang beredar di media sosial maupun aplikasi percakapan," kata Kepala BGN, Naniek S. Deyang di Jakarta, Sabtu (13/6).

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Menurut Nanik, pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab kerap mencatut nama pejabat publik untuk membangun narasi provokatif dan memancing reaksi masyarakat. Karena itu, publik diimbau untuk lebih cermat dalam menerima maupun menyebarluaskan informasi yang belum terverifikasi.

"Masyarakat perlu memastikan kebenaran informasi melalui sumber resmi. Jangan mudah mempercayai ataupun menyebarkan informasi yang tidak jelas asal-usulnya karena dapat menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat," kata Nanik.

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Republika Online (@republikaonline)

 

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
PKB Jabar Fest 2026 Jadi Ajang Konsolidasi dan Pelayanan Sosial, Gus Muhaimin Dijadwalkan Hadir
• 4 jam lalujpnn.com
thumb
Komnas PA Temui Bocah Korban Bullying di Senen, Siap Kawal Proses Hukum
• 2 jam lalukumparan.com
thumb
Kejagung segera periksa Sony Sonjaya, justice collaborator kasus BGN
• 15 jam laluantaranews.com
thumb
Timnas Indonesia Besutan John Herdman Dinilai Sangat Kompetitif: Bidik Gelar Juara Piala AFF 2026
• 26 menit lalubola.com
thumb
Anggaran Mulai Mengalir, Satgas PRR Pacu K/L Eksekusi Pemulihan Permanen
• 14 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.