Sambut Libur Sekolah, Kemenhub Perketat Pengawasan Transportasi Laut Melalui Uji Petik

wartaekonomi.co.id
3 hari lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

Kementerian Perhubungan memperketat pengawasan operasional armada transportasi laut menjelang masa lonjakan penumpang menjelang libur sekolah. Direktorat Jenderal Perhubungan Laut secara pro aktif melaksanakan uji petik kelaiklautan kapal di Pelabuhan Merak pada pekan kedua Juni ini.

Direktur Perkapalan dan Kepelautan, Samsuddin, mengatakan uji petik merupakan verifikasi kapal-kapal penumpang memenuhi kondisi standar laiklaut dan keselamatan dan keamanan pelayaran sesuai prinsip Zero Compromise for Safety.

Samsuddin melanjutkan, uji petik ini dilakukan oleh Tim Direktorat Perkapalan dan Kepelautan bersama Marine Inspector dari KSOP Kelas I Banten. Dalam pelaksanaan pemeriksaan, tim melakukan inspeksi terhadap lima kapal Ro-Ro yang melayani lintas Merak–Bakauheni, yaitu KMP Shanaya, KMP Wira Berlian, KMP Caitlyn 7, KMP Royce I, dan KMP Legundi.

“Pemeriksaan ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk memastikan kapal-kapal yang melayani masyarakat selama masa libur sekolah berada dalam kondisi laik laut dan siap beroperasi secara aman,” ujar Samsuddin melalui keterangan pers Kemenhub, Sabtu (13/6/2026).

Dia mengungkapkan, aspek-aspek yang diperiksa meliputi validitas dokumen kapal dan awak kapal, kesiapan peralatan keselamatan, kelengkapan perangkat radio komunikasi dan navigasi, kondisi konstruksi dan mesin kapal, hingga implementasi sistem manajemen keselamatan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan, tim menemukan sejumlah temuan yang bersifat minor pada beberapa kapal. Terhadap temuan tersebut, operator kapal diwajibkan melakukan perbaikan dan pemenuhan sesuai ketentuan yang tercantum dalam Instruksi Direktur Jenderal Perhubungan Laut Nomor IR-DJPL 4 Tahun 2026 tentang Uji Kelaiklautan Kapal Penumpang Angkutan Libur Sekolah Tahun 2026,” terang Samsuddin.

Menurut Samsuddin, periode libur sekolah identik dengan meningkatnya pergerakan masyarakat yang memanfaatkan transportasi laut. Penerapan prinsip nihil kompromi terhadap keselamatan operasional menjadi instrumen krusial bagi perlindungan konsumen transportasi maritim.

“Keselamatan pelayaran merupakan tanggung jawab bersama. Dengan kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku dan kesiapan seluruh unsur operasional, masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan aman dan lancar,” lugas Samsuddin.

Mitigasi risiko teknis kapal ini secara langsung meminimalkan ancaman kerugian jiwa maupun material selama pelayaran berlangsung. Langkah sistematis pemerintah ini diyakini mampu menjaga tingkat kepercayaan masyarakat terhadap kualitas layanan logistik kelautan kita.

Diketahui, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memberikan kabar gembira bagi masyarakat dengan menghadirkan diskon tarif jasa pelabuhan hingga 100 persen selama periode libur sekolah 2026. Program ini membuat biaya penyeberangan di sejumlah lintasan strategis nasional menjadi lebih terjangkau bagi masyarakat yang ingin bepergian.

Baca Juga: Kasus Korupsi Jalur Kereta Meluas, KPK Panggil 5 Mentan dan Kepala Balai Aktif di Kemenhub

Baca Juga: Kemenhub Pastikan Dana Rp4 Triliun untuk Bangun Flyover Tetap Cair

Direktur Utama ASDP Heru Widodo mengatakan kebijakan tersebut merupakan bagian dari dukungan terhadap stimulus pemerintah untuk mendorong mobilitas dan pertumbuhan ekonomi nasional. Ia menegaskan program ini juga dirancang agar masyarakat bisa menikmati perjalanan antardaerah dengan lebih mudah dan hemat.

Diskon tersebut berlaku untuk tarif jasa kepelabuhanan yang secara rata-rata setara dengan potongan sekitar 21,9 persen dari total tiket penyeberangan. Program ini diharapkan dapat memberikan dampak langsung terhadap peningkatan pergerakan masyarakat selama masa liburan.

Kebijakan diskon ini berlaku untuk perjalanan dengan jadwal keberangkatan mulai 20 Juni hingga 5 Juli 2026. Sementara pemesanan tiket sudah dapat dilakukan sejak 6 Juni 2026 melalui kanal resmi ASDP.

ASDP juga memastikan program stimulus ini berlaku di 14 pelabuhan yang melayani tujuh lintasan penyeberangan strategis nasional. Rute tersebut antara lain Merak–Bakauheni, Ketapang–Gilimanuk, Lembar–Padangbai, Kayangan–Poto Tano, Tanjung Uban–Telaga Punggur, Ajibata–Ambarita, hingga Sape–Labuan Bajo.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Di KTT G7, Trump Sebut Akan Lakukan Apapun Demi Damaikan Rusia-Ukraina
• 18 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Siap-siap! Harga Emas Hari Ini Diproyeksikan Menguat
• 4 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Astra Mengembangkan Wisata Berbasis Pelestarian Alam Melalui Program Desa Sejahtera di Bali
• 21 jam lalupantau.com
thumb
Piala Dunia 2026: Prancis Tekuk Senegal, Didier Deschamps Lega Menang di Laga Perdana
• 9 jam lalukompas.tv
thumb
Komitmen Kapolri Dinilai Jadi Langkah Maju Memperkuat Demokrasi Tetap Sehat
• 19 jam lalujpnn.com
Berhasil disimpan.