JAKARTA, KOMPAS.TV – Juru bicara Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Guntur Romli, mempertanyakan pengerahan TNI dan Komponen Cadangan (Komcad) untuk menghadapi unjuk rasa mahasiswa.
Guntur berpendapat, pengerahan TNI dan Komcad untuk menghadapi aksi unjuk rasa mahasiswa bukanlah kebijakan yang tepat.
“PDI perjuangan juga mempertanyakan Kementerian Pertahanan yang menyerahkan TNI dan Komcad untuk menghadapi demo adik adik mahasiswa,” kata dia, Sabtu (13/6/2026), seperti dikutip dari laporan jurnalis Kompas TV, Okta dan Gahniyar.
Baca Juga: Terbaru! Demo Mahasiswa Yogyakarta Kritisi Ekonomi RI di Gejayan Diguyur Hujan
“Yang harus dipertegas, TNI dan Komcad bukan alat untuk menghadapi demo mahasiswa. Karena itu PDI perjuangan mempertanyakan dibalik kebijakan Kementerian Pertahanan tersebut,” ucapnya.
Guntur juga menekankan bahwa PDIP mendukung mahasiswa terus berjuang melakukan dan menyampaikan aspirasi
Dalam kesempatan itu, ia juga menyampaikan apresiasinya kepada mahasiswa yang melakukan unjuk rasa dan menyampaikan aspirasi.
Menurutnya, aksi tersebut merupakan bentuk kecintaan mahasiswa terhadap republik ini.
“Kegiatan tersebut dilindungi oleh konstitusi kita, oleh undang-undang kita, dan menjadi harapan masyarakat Indonesia,” ujar dia.
Baca Juga: Polisi Apresiasi Mahasiswa Demo Berjalan Damai, Polda Metro: Terima Kasih...
Penulis : Kurniawan Eka Mulyana Editor : Desy-Afrianti
Sumber : Kompas TV
- guntur romli
- pdip
- partai demokrasi indonesia perjuangan
- komcad
- demo mahasiswa





