jpnn.com - Wali Kota Palu Hadianto Rasyid yang juga menjabat ketua DPD Partai Hanura Sulawesi Tengah (Sulteng) mengundurkan diri dari partainya itu.
Pengunduran diri Hadianto Rasyid dikonfirmasi Wakil Ketua DPD Hanura Sulteng Frits Sem A. Kandori
BACA JUGA: Terungkap Kelakuan Andri Mulyono dalam Pengadaan Motor Listrik BGN, Ada Pertemuan dengan Lodewyk Pusung
"Benar, Pak Hadianto Rasyid telah mengajukan surat pengunduran diri dari Partai Hanura," kata Frits dikonfirmasi di Palu, Sabtu (13/6/2026).
Dia menyebut surat pengunduran diri tersebut ditujukan langsung kepada DPP Hanura sekitar tanggal 3 atau 4 Juni 2026.
BACA JUGA: Prabowo Baca Surat Siswa SMK Negeri 1 Sorong, Isinya Begini
Frits menegaskan keputusan tersebut tidak dipicu persoalan internal partai. Menurut dia, hubungan antar-pengurus dan kader Hanura di Sulteng tetap berjalan baik.
"Tidak ada masalah di internal partai. Kami baik-baik saja dan hubungan sesama anggota sangat harmonis," ujarnya.
BACA JUGA: Dahlan Iskan Soroti Langkah Berani Bupati Siak Afni Tagih Utang ke Presiden
Dia menghormati keputusan yang diambil Hadianto, meskipun menyayangkan pengunduran diri itu dilakukan di tengah tahapan verifikasi partai politik yang sedang berlangsung.
"Saya menghormati keputusan Pak Hadianto Rasyid. Terima kasih atas kebersamaan dan kontribusi beliau selama ini. Namun, kami menyayangkan karena keputusan ini diambil saat partai sedang menghadapi tahapan verifikasi yang cukup krusial," tuturnya.
Kabar pengunduran diri Hadianto mencuat setelah DPP Hanura menggelar pertemuan dengan para ketua dan sekretaris DPD serta DPC Hanura kabupaten/kota pada 8 Juni 2026.
Pengunduran diri tersebut sekaligus menandai berakhirnya perjalanan politik Hadianto bersama Partai Hanura yang telah berlangsung hampir 16 tahun.
Seiring munculnya kabar itu, beredar informasi bahwa Hadianto akan bergabung dengan Partai Gerindra. Namun, hingga kini informasi tersebut belum mendapat konfirmasi resmi.
Ketua DPD Partai Gerindra Sulawesi Tengah Longki Djanggola mengaku belum mengetahui adanya rencana Hadianto bergabung dengan partainya.
"Saya tidak tahu. Belum ada pembicaraan ke arah itu," kata Longki.
Dia menambahkan Hadianto juga belum pernah menemuinya untuk membahas kemungkinan bergabung dengan Partai Gerindra.(ant/jpnn)
Redaktur & Reporter : M. Fathra Nazrul Islam




