Dewan Energi Nasional Meninjau PLTU Cirebon Expansion untuk Memastikan Pasokan Listrik dan Mendorong Transisi Energi

pantau.com
3 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Dewan Energi Nasional (DEN) melakukan kunjungan kerja ke PLTU Cirebon Expansion guna memastikan keandalan pasokan listrik sistem Jawa-Madura-Bali (Jamali) sekaligus meninjau kesiapan pembangkit dalam mendukung transisi energi nasional di tengah berbagai tantangan ketersediaan pasokan listrik.

Memastikan Keandalan Pasokan Listrik Nasional

Anggota Pemangku Kepentingan DEN Muhammad Kholid Syeirazi menjelaskan bahwa kunjungan tersebut bertujuan memantau kondisi operasional pembangkit dan mengidentifikasi berbagai kendala yang memerlukan perhatian.

“Kami ingin memastikan pasokan listrik tetap terjaga serta mengidentifikasi secara langsung apabila terdapat kendala yang perlu mendapat perhatian,” ungkap Kholid.

Kunjungan kerja tersebut merupakan respons cepat DEN terhadap berbagai isu mengenai ketersediaan pasokan listrik pada sistem Jamali yang saat ini menghadapi sejumlah tantangan.

Menurut Kholid, pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) masih memegang peran dominan dalam sistem ketenagalistrikan nasional karena lebih dari 60 persen kapasitas pembangkit yang beroperasi saat ini masih berasal dari PLTU berbahan bakar batu bara.

Meninjau Dekarbonisasi dan Target Energi Baru Terbarukan

Selain memantau operasional pembangkit, DEN juga meninjau berbagai upaya dekarbonisasi yang sedang dilakukan di PLTU Cirebon Expansion, termasuk efisiensi energi, efisiensi termal, dan langkah-langkah mitigasi emisi.

“Kami ingin melihat langsung proses dan kinerja pembangkit di PLTU Cirebon Expansion, mengeksplorasi agenda dekarbonisasi yang sedang disiapkan, termasuk aspek efisiensi energi, efisiensi termal, serta langkah-langkah mitigasi emisi yang dilakukan perusahaan,” kata Kholid.

Pemerintah telah menetapkan kebijakan jangka panjang untuk menyeimbangkan bauran energi nasional melalui peningkatan pemanfaatan energi baru terbarukan (EBT) yang saat ini porsinya masih berada di kisaran 15,6 persen.

“Saat ini porsi EBT dalam bauran pembangkit masih sekitar 15,6 persen. Ke depan, kami mendorong agar komposisi pembangkit tidak lagi didominasi energi fosil. Sesuai arah kebijakan nasional, pada tahun 2060 bauran pembangkit ditargetkan dapat didominasi EBT hingga sekitar 70 persen,” ujar Kholid.

Arah transisi energi nasional tersebut telah ditetapkan melalui Peraturan Pemerintah Nomor 40 Tahun 2025 tentang Kebijakan Energi Nasional yang menargetkan peningkatan bauran EBT secara bertahap hingga mencapai sekitar 70–72 persen pada 2060 sebagai bagian dari upaya mewujudkan Net Zero Emission (NZE).

DEN berharap PT Cirebon Energi Prasarana dapat mengambil peran strategis dalam mendukung transisi energi nasional melalui pengembangan dan pemanfaatan energi yang semakin berbasis energi hijau.

Menurut Kholid, langkah tersebut menjadi kontribusi nyata untuk memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap energi fosil.

Kunjungan DEN ke PLTU Cirebon Expansion diharapkan dapat menjaga keseimbangan antara keandalan pasokan listrik nasional saat ini dan percepatan transformasi menuju sistem energi yang lebih bersih serta berkelanjutan di masa depan.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Wamenlu AS Datang ke RI, Bahas Investasi hingga Ekonomi Digital
• 20 jam lalukatadata.co.id
thumb
Pemerintah Genjot Bansos Digital, Cegah Data Penerima Tidak Tepat Sasaran
• 18 jam lalubisnis.com
thumb
Innalillah! Mantan Gubernur Aceh Zaini Abdullah Tutup Usia, Ini Profilnya
• 13 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Harga BBM Makin Mahal, Warga Ramai-Ramai Beralih ke Kendaraan Listrik? | KOMPAS MALAM
• 6 jam lalukompas.tv
thumb
Menakar Keberpihakan Kita terhadap Pengusaha Lokal
• 8 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.