JAKARTA, KOMPAS.TV - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini kekeringan meteorologis yang berlaku untuk Dasarian II Juni 2026 atau periode 11-20 Juni 2026.
Dalam laporan di laman bmkg.go.id, sejumlah wilayah di Indonesia masuk kategori Waspada terhadap potensi kekeringan akibat berkurangnya curah hujan.
BMKG menyebutkan bahwa wilayah yang perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kekeringan meliputi beberapa kabupaten dan kota di Provinsi Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Nusa Tenggara Timur (NTT).
Meski demikian, BMKG tidak menetapkan wilayah dengan status Siaga maupun Awas pada periode tersebut. Artinya, potensi kekeringan yang terjadi masih berada pada tingkat waspada dan belum mencapai kondisi yang lebih serius.
Baca Juga: El Nino Bertahan hingga Awal 2027, BMKG Ingatkan Risiko Kemarau Lebih Panjang dan Kering
Peringatan ini sejalan dengan perkembangan musim kemarau yang semakin meluas di berbagai wilayah Indonesia. Berdasarkan analisis BMKG pada Dasarian I Juni 2026, sebanyak 233 Zona Musim (ZOM) atau sekitar 33,3 persen wilayah Indonesia telah memasuki musim kemarau.
Wilayah yang saat ini mengalami musim kemarau meliputi sebagian Aceh, sebagian Sumatera Utara, sebagian Riau, Bengkulu, Sumatera Barat, Jambi, sebagian Sumatera Selatan, Kepulauan Riau, Lampung, Banten bagian utara, sebagian Jakarta, sebagian Jawa Barat, sebagian besar Jawa Tengah, sebagian besar Jawa Timur, sebagian Bali, sebagian besar NTB, sebagian besar NTT, sebagian Kalimantan Tengah, sebagian kecil Sulawesi Selatan, sebagian Maluku, serta sebagian kecil Papua Selatan.
BMKG mengingatkan bahwa musim kemarau dapat berdampak pada berkurangnya ketersediaan air bersih, meningkatnya risiko kebakaran lahan, hingga terganggunya sektor pertanian di wilayah yang rentan.
Baca Juga: Kemenpora Buka Rekrutmen Delegasi Indonesia untuk BRICS Youth Thematic Session 2026, Ini Syaratnya
Oleh karena itu, masyarakat di daerah yang masuk kategori waspada diimbau untuk mulai melakukan penghematan penggunaan air dan mempersiapkan langkah antisipasi menghadapi kondisi kering yang berpotensi berlangsung dalam beberapa waktu ke depan.
Penulis : Dian Nita Editor : Desy-Afrianti
Sumber : Kompas TV
- kekeringan meteorologis
- musim kemarau 2026
- bmkg





