AS dan Iran Bersiap Damai, Trump Bakal Teken Isi Draf Hari Ini Juga!

cnbcindonesia.com
4 jam lalu
Cover Berita
Foto: Presiden AS Donald Trump menunjuk jarinya saat rapat kabinet di Ruang Kabinet di Gedung Putih, di Washington, D.C., AS, 27 Mei 2026. (REUTERS/Evan Vucci)

Jakarta, CNBC Indonesia - Amerika Serikat (AS) dan Iran siap berdamai dalam waktu dekat. Presiden Donald Trump memastikan draf kesepakatan kedua negara segera ditandatangani pada Minggu hari ini (14/6/2026).

Selat Hormuz yang ditutup usai konflik AS-Israel dan Iran akan segera dibuka untuk semua pihak setelah kesepakatan ini diteken.

"Kesepakatan itu dijadwalkan akan ditandatangani besok (Minggu hari ini), dan segera setelah ditandatangani Selat Hormuz TERBUKA UNTUK SEMUA," tulis Trump dalam akun Truth Social, dikutip dari Al Jazeera, Minggu (14/6/2026).


Baca: Terkuak! Ini Isi Rancangan Draf Kesepakatan Damai AS dan Iran

Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif juga mengatakan kesepakatan kemungkinan akan selesai dalam 24 jam ke depan. Negara itu memiliki peranan sentral dalam negosiasi AS dan Iran.

"Kita lebih dekat dengan kesepakatan perdamaian dari sebelumnya," ujarnya dalam unggahan X pada Sabtu kemarin (13/6/2026).

Namun pengumuman itu bertentangan dengan pernyataan sebelumnya dari juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmael Baghaei. Dia menjelaskan nota kesepahaman tidak akan ditandatangani pada hari Minggu.

Para negosiator, dia menambahkan tidak berencana segera berangkat untuk persiapan di Jenewa, Swiss. Kemungkinan penandatangan baru akan dilakukan beberapa hari mendatang, ucapnya.

Al Jazeera melaporkan Iran dan AS bertentangan terkait rincian kesepakatan dua negara. Namun secara umum, dua pihak yang berseteru memastikan kesepakatan lebih dekat dari sebelumnya.

Sejauh ini belum ada informasi yang dirilis terkait kesepakatan itu. Pada Jumat (12/6/2026), pejabat dua negara juga memastikan perjanjian belum berada dalam tahap finalisasi.

Meski adanya kemajuan dalam diplomasi Iran-AS, Israel dikabarkan terus melakukan serangan di wilayah Lebanon selatan. Setidaknya lima orang tewas dalam serangan udara tersebut.

Salah satu yang tewas adalah walikota Ar-rihan, Ali Badie dalam serangan di distrik Jezzine. Tiga orang lainnya dilaporkan tewas di kota Deir al-Zahrani dan Kafr Reman di distrik Nabatieh.


(pgr/pgr) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:
Video: Saat Inflasi Medis Tinggi, Telemedicine Bisa Jadi Solusi?

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
69 Orang Ditangkap di Judi Berkedok Game Center di Jakarta
• 19 jam lalukompas.com
thumb
Bupati Wakatobi Dukung Riset Green Sustainability UMKM untuk Memperkuat Ekonomi Hijau Daerah
• 21 jam laluharianfajar
thumb
Menanti Respons Pemerintah soal Tuntutan Perbaikan Ekonomi, Ini Kata DPR dan Agung Baskoro
• 12 jam lalukompas.tv
thumb
Fahri Hamzah Akui Sering Debat dengan Prabowo, Pesan Feri Amsari: Bekerja Jangan Pidato | ROSI
• 22 jam lalukompas.tv
thumb
Koperasi Desa Merah Putih Jadi Sorotan, Dari Dana Desa hingga Tata Kelola | BERUT
• 15 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.