Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengembangkan material inovatif komposit NiFe-LDH/Ag₃PO₄ untuk meningkatkan efisiensi produksi hidrogen dan oksigen bersih melalui proses pemisahan air atau water splitting.
Yusuf Mathiinul Hakim, Peneliti Pusat Riset Katalisis BRIN, menjelaskan bahwa hidrogen merupakan sumber energi bersih yang berperan krusial dalam transisi menuju energi berkelanjutan. Material NiFe-LDH selama ini telah banyak dikembangkan sebagai katalis berbasis logam transisi karena biaya produksinya yang relatif terjangkau dan aktivitas elektrokimianya yang baik. Namun, keterbatasan konduktivitas masih menjadi kendala dalam meningkatkan performanya pada reaksi evolusi hidrogen.
Untuk mengatasi hal tersebut, Yusuf dan tim merancang komposit berbasis heterostruktur dengan memadukan NiFe-LDH dan Ag₃PO₄ sebagai semikonduktor pendukung.
“Pendekatan ini diharapkan mampu memodulasi struktur elektronik serta memperkuat interaksi antarfasa pada komposit,” ujarnya seperti dilaporkan Antara, Minggu (14/6/2026).
Dari sisi performa, komposit NiFe-LDH/Ag₃PO₄ menunjukkan nilai electrochemical surface area (ECSA) yang jauh lebih tinggi dibandingkan material penyusunnya secara terpisah.
Pada pengujian Linear Sweep Voltammetry (LSV), komposit ini mencatat overpotential terendah sebesar 156,6 mV, lebih unggul dibandingkan NiFe murni maupun Ag₃PO₄ tunggal.
“Peningkatan ECSA ini menunjukkan bahwa pembentukan heterostruktur mampu menyediakan lebih banyak situs aktif untuk reaksi,” jelas Yusuf.
Secara keseluruhan, penelitian ini membuktikan efektivitas rekayasa heterostruktur NiFe-LDH/Ag₃PO₄ dalam meningkatkan aktivitas elektrokatalitik untuk pemisahan air, sekaligus membuka peluang besar bagi material ini sebagai kandidat unggulan dalam produksi hidrogen yang lebih efisien dan berkelanjutan.(ant/iss)




