Janji Suci Yovie & Nuno yang Tak Pernah Berubah

kompas.id
2 jam lalu
Cover Berita

Gedung Istora Gelora Bung Karno, Jakarta, terlihat diserbu ramai orang-orang, Sabtu (13/6/2026). Deretan mobil dan sepeda motor yang akan datang ke tempat ini pun harus mengantre panjang untuk masuk ke gedung parkir di seberang tempat ini.

Malam itu Stadion Istora menjadi tempat perayaan 25 tahun perjalanan kelompok musik Yovie & Nuno. Konser ini digelar dengan judul Janji Suci 25 Tahun Yovie & Nuno. Kelompok musik yang didirikan musisi dan komposer Yovie Widianto ini menggelar konser perayaan usia perjalanan yang memasuki seperempat abadnya. Orang-orang tadi adalah para penggemar setia kelompok musik ini. Tak lama kemudian, area penonton, baik kelas festival maupun tribun, dipenuhi mereka.

Sekitar pukul 20.00 WIB, konser ini dimulai. Tak lama setelah kumandang lagu Indonesia Raya dan penyampaian profil singkat perjalanan kelompok ini para personel muncul satu per satu ke atas panggung dengan lantunan irama rancak dari para musisi pendukung yang melengkapi penampilan mereka.

Ady Julian, keyboardis kelompok ini adalah personel pertama yang menuju panggung. Lalu disusul Muchammad Ahadiyat, sang gitaris yang masuk ke panggung. Setelah keduanya beraksi singkat memainkan instrumental pembuka, duo vokalis mereka Adhyra Yudhi dan Chico Andreas masuk bergabung di atas panggung. Lagu berjudul "Sejuta Cinta" disajikan mereka sebagai lagu pembuka dari 25 lagu yang mereka sajikan dalam konser Janji Suci 25 Tahun Yovie & Nuno. Jumlah lagu sesuai dengan angka usia yang telah mereka jalani hingga kini.

Kelompok musik Yovie & Nuno berdiri pada tahun 1999. Ciri khas kelompok musik ini yaitu membawakan lagu-lagu bertema cinta, dengan sudut pandang berbagai problematikanya. "Saya bertemu banyak orang dan mendengarkan kisah-kisah orang yang pada akhirnya saya tuangkan dalam karya lagu," ujar Yovie Widianto saat bercerita tentang lagu-lagu yang dibuatnya untuk Yovie & Nuno di tengah konser. Pada konser ini Yovie hanya naik ke panggung memainkan beberapa lagu.

Meski grup masih menggunakan namanya sebagai identitas, Yovie Widianto saat ini sudah tidak lagi aktif menggawangi sebagai personel utama. Kini Yovie & Nuno terdiri dari Ady Julian, Muchamad Ahadiyat, Adhyra Yudhie, dan Chico Andreas.

Dalam perjalananannya, kelompok musik ini beberapa ganti personel, terutama di posisi vokalis. Hanya Muchamad Ahadiyat yang masih merupakan personel asli dari sejak grup ini berdiri. Tetapi dalam konser kali ini eks vokalis mereka yang cukup identik karakter vokalnya untuk grup ini, Dudy Oris, turut tampil di panggung perayaan 25 tahun mereka ini.

Tak hanya Dudy Oris yang turut memeriahkan dan mendukung penampilan Yovie & Nuno di panggung konser ini. Beberapa penyanyi seperti Ariel Noah, Isyana Sarasvati, Hedi Yunus, Mario Ginanjar, Arsy Widianto, dan beberapa musisi lain turut tampil berkolabasi secara apik membawakan lagu-lagu Yovie & Nuno. Sejumlah hits yang dinyanyikan diantara 25 lagu itu sepeti Janji Suci, Manusia Biasa, Tak Setampan Romeo, Inginku, Mengejar Mimpi, Menjaga Hati, Sempat Memiliki, Dia Milikku, Merindu Lagi, Sakit Hati, dan Tanpa Cinta adalah sederet lagu andalan yang disambut antusias para penonton yang hadir. Mereka sontak turut menyanyikan lagu yang disajikan tersebut.

Namun momentum sajian istimewa dari konser ini adalah ketika mereka membawakan lagu Janji Suci. Sesi saat itu termasuk sesi ketika sang pendiri, Yovie Widianto, memimpin membawakan lagu tersebut. Yovie meminta panitia memadamkan lampu serta tata cahaya panggung ke panitia dan meminta para penonton menyalakan lampu gawainya. Akhirnya, lantunan lagu romantis ini mengalir disajikan dengan suasana syahdu dalam suasana gelap dengan penuh gemerlap cahaya bak malam berhiaskan pelita yang bertaburan.

Menempuh perjalanan panjang dan tetap eksis bagi sebuah kelompok musik bukan hal mudah. Terlebih lagi bisa masuk ke usia seperempat abad. Banyak grup baru dengan tema cinta (yang pada umumnya menjadi selera pasar industri musik Indonesia), warna baru seiring perkembangan zaman, hingga wajah-wajah muda yang terus bermunculan. Tetapi Yovie & Nuno membuktikan masih berdiri dan bertahan. Hal ini tak lepas dari sentuhan nada indah dan syair yang memiliki kedekatan relevansi dengan pendengarnya. Aneka rasa tema cinta yang disajikannya merentang panjang, mulai dari yang sedikit nakal hingga bernilai sakral.

Tetapi dari itu semua, sentuhan perasaanlah yang terabadikan dalam niat, cita-cita, dan kekuatan bertahan mereka. Inilah cerminan sebuah komitmen kuat yang tertuang sebagai sebuah "janji suci" dari Yovie & Nuno dengan mempersembahkan rasa dan karya atas nama cinta.

Baca JugaKidung Cinta Bernadya Menggema di Kebun Raya Saat Senja


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Susunan pemain Brasil vs Maroko: Neymar absen, Igor Thiago "starter"
• 12 jam laluantaranews.com
thumb
Gudang Karbon di Ambang Batas, Jaga Mangrove Sebelum Terlepas
• 3 jam lalukompas.id
thumb
Hasil Piala AFF U-19: Gol Tunggal Algazani Bawa Indonesia Raih Juara Tiga
• 23 jam lalumedcom.id
thumb
Antisipasi Karhutla dan Dampak Kabut Asap Perlu Dioptimalkan
• 2 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Ubaya Putri dan Perbanas Putra Juara Campus League Basket The Nationals
• 18 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.