Grid.ID - Marshanda tampak memeluk erat Annisa, Tenaga Kerja Wanita (TKW) korban pelecehan seksual dari agensi yang menaunginya. Pelukan itu diberikan Marshanda sebagai bentuk empati dan dukungan kepada Annisa.
Momen tersebut terjadi saat konferensi pers film Saat Aku Bersuara. Saat itu empat orang korban pelecehan seksual dihadirkan, salah satunya adalah Annisa.
Sembari menangis, Annisa menceritakan kejadian yang menimpanya. Annisa yang saat itu sebagai TKW mengaku dilecehkan agensinya.
“Waktu itu saya sebagai TKW. Dan orang yang melakukan itu adalah agensi saya sendiri. Dia Warga Negara Asing,” ujar Annisa sembari menangis saat ditemui di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (14/6/2026).
Annisa yang awalnya ragu untuk berbicara akhirnya mengutarakan kejadian yang dialaminya. Dia meminta perhatian dari Pemerintah hingga Imigrasi mengenai kejadian yang dialaminya.
“Saya mau pemerintah mendengar, imigrasi, dan juga, Unit Perlindungan Perempuan mendengar cerita saya ini. Saya nggak tahu harus kemana karena soal pelecehan ini sulit untuk diungkap gitu karena tidak ada bukti,” tutupnya.
Annisa juga menyebut kejadian yang menimpa Nadia, karakter yang diperankan oleh Marshanda seperti yang dialaminya. Dimana kejadian tersebut dialami Annisa di Januari lalu
“Pada Bulan Januari saya mengalami itu semua. Dan semua adegan yang Caca (Marshanda) lakukan di sana itu relate dengan kehidupan saya yang saya alami,” ujarnya.
Mendengar kesaksian dari Annisa, Marshanda pun tampak menitikkan air mata. Aktris 37 tahun itupun memeluk erat TKW korban pelecehan seksual agensinya.
Marshanda sendiri memerankan tokoh Nadia, perempuan korban pelecehan seksual di Film Saat Aku Bersuara . Untuk memerankan tokoh Nadia, Marshanda pun melakukan berbagai riset untuk mendalami perannya.
“Aku sih yang pasti minta banyak input, cari banyak informasi, belajar dari sana sini, dari aku melakukan, belajar juga nanya ke orang-orang yang pernah mengalami,” kata Marshanda.
Film Saat Aku Bersuara menunjukkan perjalanan emosional seorang wanita bernama Nadia yang menjadi korban pelecehan seksual oleh seseorang yang tak dikenal. Menjadi korban pelecehan seksual, Nadia pun merasa tak mendapat perlindungan dari lingkungan terdekatnya. (*)
Artikel Asli




