Kemlu RI Dampingi WNI Korban Dugaan Penganiayaan oleh Pemberi Kerja di Malaysia

metrotvnews.com
21 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Kementerian Luar Negeri RI, KJRI Johor Bahru, dan KBRI Kuala Lumpur saat ini tengah memberikan pendampingan kepada seorang warga negara Indonesia (WNI) berinisial YY yang melaporkan dugaan tindak penganiayaan yang dilakukan pemberi kerja beserta seorang rekannya di Malaysia.

Laporan diterima oleh KJRI Johor Bahru melalui aplikasi Ksatria pada 13 Juni 2026.

“Menindaklanjuti laporan tersebut, KJRI Johor Bahru langsung berkoordinasi dengan pihak kepolisian setempat dan memohon agar kasus ini dapat segera ditindaklanjuti,” ujar Direktur Pelindungan WNI Kemlu RI Heni Hamidah dalam keterangan tertulis kepada awak media pada Minggu, 14 Juni 2026. 

Kepolisian setempat telah mengamankan empat orang yang diduga terlibat dalam peristiwa tersebut pada Sabtu petang kemarin, yang terdiri dari dua perempuan dan dua laki laki. Keempatnya telah menjalani pemeriksaan awal, dan proses penyelidikan masih akan berlangsung.

Heni mengatakan bahwa sebagai bentuk pelindungan dan pendampingan, KJRI Johor Bahru telah melakukan penjemputan dua korban lain yang berada di Johor Bahru pada 14 Juni 2026 dan berkoordinasi dengan KBRI Kuala Lumpur terkait keberadaan satu korban lainnya di Kuala Lumpur.

Rencananya, lanjut Heni, korban yang berada di Kuala Lumpur akan diantarkan ke Johor Bahru pada Senin 15 Juni besok untuk memberikan keterangan kepada pihak kepolisian setempat.

“Perwakilan RI terkait akan memfasilitasi proses hukum dan pelindungan hukum terhadap korban melalui pendampingan oleh retainer lawyer. KJRI Johor Bahru akan memastikan hak-hak korban terpenuhi selama proses hukum berjalan,” tegas Heni.

“Kementerian Luar Negeri dan KJRI Johor Bahru beserta KBRI Kuala Lumpur akan terus memantau perkembangan kasus dimaksud dan berkoordinasi dengan otoritas setempat untuk memastikan bantuan kekonsuleran sesuai dengan ketentuan berlaku,” pungkasnya.

Baca juga:  Pekerja Migran SN Disekap Majikan Selama 21 Tahun di Malaysia


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Besok Demo di Monas, BEM UBK Klaim Kantongi Izin Digital dari Polda
• 19 jam lalukompas.com
thumb
Trump Umumkan Kesepakatan Damai dengan Iran, MoU Diteken Jumat
• 3 jam lalueranasional.com
thumb
Bikin Proyek Mobnas Berkapasitas 50 Ribu Unit, Pindad Butuh 2.000 Lapangan Kerja
• 3 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Legislator Minta Anggaran Industri Naik untuk Capai Pertumbuhan Ekonomi 8%
• 19 jam lalukumparan.com
thumb
Satu Anak Bisa Ajukan 50 Sertifikat Prestasi, Komisi D DPRD Surabaya Kaji Evaluasi Jalur Prestasi SPMB
• 3 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.