Ungkapan Mengejutkan Ancelotti soal Penyebab Brasil Gagal Menang Vs Maroko di Piala Dunia 2026

viva.co.id
3 jam lalu
Cover Berita

VIVA – Pelatih Timnas Brasil, Carlo Ancelotti, mengakui para pemainnya tampil di bawah tekanan saat menghadapi Maroko pada laga perdana Grup C Piala Dunia 2026. Menurutnya, rasa grogi menjadi salah satu faktor yang membuat Selecao gagal meraih kemenangan.

Brasil harus puas berbagi angka setelah bermain imbang 1-1 melawan Maroko di Stadion MetLife, New Jersey, Amerika Serikat, Minggu 14 Juni 2026 WIB.

Baca Juga :
Jerman vs Curacao di Piala Dunia 2026: Debutan Berbahaya Siap Rusak Ambisi Die Mannschaft
Ada Mobil Gratis tiap Timnas Portugal Cetak Gol di Piala Dunia 2026

Dalam pertandingan tersebut, Brasil lebih dulu dikejutkan oleh gol Ismail Saibari pada menit ke-21. Beruntung, Vinicius Junior mampu menyelamatkan muka tim Samba lewat gol penyeimbang pada menit ke-32.

Ancelotti mengakui timnya kesulitan mengembangkan permainan, terutama sepanjang babak pertama. Maroko tampil agresif dan mampu membuat para pemain Brasil kehilangan ritme.

"Saya rasa itu pertandingan yang sulit, terutama di babak pertama," ujar Ancelotti.

Pelatih asal Italia itu bahkan menilai anak asuhnya tampil dengan beban mental yang cukup besar saat menjalani laga pembuka turnamen. Situasi tersebut membuat Brasil tidak bisa menunjukkan kualitas terbaiknya.

"Mungkin tim sedikit cemas dan perasaan grogi terasa di dalam tim. Pada babak kedua kami tampil lebih baik, tetapi pertandingan tetap berjalan sulit," katanya.

Meski hanya meraih satu poin, Ancelotti tetap optimistis Brasil akan menunjukkan perkembangan pada pertandingan berikutnya. Mantan pelatih Real Madrid itu percaya timnya mampu bangkit setelah melewati laga pembuka yang tidak mudah.

"Saya yakin kami akan menjadi lebih baik," ucapnya.

Ancelotti juga tidak menutupi rasa kecewanya terhadap hasil yang diraih. Sebagai salah satu unggulan juara, Brasil sebenarnya datang dengan target mengamankan tiga poin pada laga pertama.

"Saya tentu berharap start yang lebih baik. Namun situasi seperti ini bisa terjadi dalam sepak bola. Sekarang fokus kami adalah pertandingan berikutnya," tuturnya.

Hasil imbang melawan Maroko membuat Brasil belum mampu memimpin klasemen Grup C. Selecao kini dituntut meraih kemenangan saat menghadapi Haiti pada pertandingan kedua yang akan berlangsung 20 Juni mendatang.

Setelah itu, Vinicius Junior dan kawan-kawan masih harus menjalani laga terakhir fase grup melawan Skotlandia.

Baca Juga :
Belanda vs Jepang: De Oranje Bidik Start Sempurna, Samurai Biru Kehilangan Sang Kapten
Raksasa Spanyol Hadapi Negara Kecil Tanjung Verde di Piala Dunia 2026, Lamine Yamal Absen?
Klasemen Piala Dunia 2026: Meksiko, Swiss, Skotlandia dan AS Pimpin Grup, Australia Bikin Kejutan

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Dudung Tampung Kritik Mahasiswa UB, Program MBG hingga Swasembada Pangan Bakal Dievaluasi
• 11 jam laluidxchannel.com
thumb
Bakal Muncul Kereta EV di Jalur Bandung-Cicalengka, Ini Bocorannya
• 26 menit lalucnbcindonesia.com
thumb
Tugure Ungkap Tiga Lini Bisnis yang Masih Bergantung pada Reasuradur Asing
• 13 jam lalubisnis.com
thumb
Operasi Gabungan di Tanjung Priok, 2 Aparat Ditangkap Selundupkan Ratusan Satwa Endemik Papua
• 8 jam laluokezone.com
thumb
Kementerian PKP Hitung Ulang Harga Rumah Subsidi Imbas Kenaikan Ongkos Konstruksi
• 5 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.