PPIH Pastikan Seluruh Barang Jemaah Haji yang Meninggal Dikirim ke Daerah Asal

kompas.com
7 jam lalu
Cover Berita

JEDDAH, KOMPAS.com - Kepala Daerah Kerja (Daker) Bandara Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi, Abdul Basir mengungkap, koper jemaah haji yang meninggal dunia di Tanah Suci akan dikirimkan ke Tanah Air.

Jaminan tersebut berlaku untuk semua barang bawaan jemaah yang meninggal, mulai dari koper bagasi hingga tas kecil berisi barang berharga dan dokumen jemaah. Prosedur pengembalian telah diatur secara sistematis.

"Bagi jemaah yang meninggal dunia, semua barangnya akan dikirim ke daerah masing-masing," tandas Abdul Basir di Jeddah, Minggu (14/6/2026).

Barang-barang tersebut, kata Abdul Basir, dikirim melalui kloter jemaah yang bersangkutan atau akan dikirim melalui kloter selanjutnya.

Baca juga: Ramai-ramai Menyoroti KBIHU Nakal Penipu Jemaah Haji 2026, Pemerintah Didesak Bertindak

"Bisa dengan kloternya, bisa dengan kloter selanjutnya," ujarnya.

Ketua kloter akan mengoordinasikan barang jemaah meninggal dan membawanya ke bandara melalui petugas sektor.

Pengembalian barang jemaah pun tidak sembarangan. Ada prosedur pemeriksaan terutama terkait dengan barang milik jemaah yang sempat dilarikan ke rumah sakit dan dinyatakan meninggal dunia saat berada di bandara.

Untuk menjaga transparansi, petugas bandara akan membuatkan berita acara resmi setelah memverifikasi isi barang bawaan jemaah.

Baca juga: Tangis Haru Jemaah Haji Saat Pulang: Pengalaman Cium Hajar Aswad hingga Nyasar di Mina

"Biasanya disebutkan tas milik siapa dan apa isinya," imbuhnya.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Prosedur selanjutnya adalah memberitahukan pada debarkasi wilayah asal jemaah yang meninggal.

"Di debarkasi akan diurus," kata dia.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
[FULL] Analisis Bung Harpa Terkait Sederet "Masalah" Piala Dunia 2026 di Amerika, FIFA Diam Saja?
• 13 jam lalukompas.tv
thumb
Manfaat Kulit Apel untuk Kesehatan dan Kecantikan
• 5 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Mendagri Teken SEB dengan Kepala BPS, Minta Pemda Dukung Sensus Ekonomi 2026
• 54 menit lalukumparan.com
thumb
⁠Dugaan Rasuah MBG, Ini Sosok dan Peran Kelima Tersangka
• 15 jam laludetik.com
thumb
Nilai dari Bung Karno hingga Kini, Said Abdullah: Trisakti
• 14 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.