5 Berita Terpopuler: Gaji PPPK Tendik Masuk APBN, tetapi PP Dana Pensiun Belum Terbit, Seskab Teddy Beri Perhatian

jpnn.com
6 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, JAKARTA - Selamat pagi pembaca setia JPNN.com, hari ini kami sajikan berita terpopuler sepanjang Minggu (14/6) tentang gaji PPPK tendik masuk APBN, PP Dana Pensiun belum terbit, hingga Seskab Teddy beri perhatian pada fasilitas umum pasacademo. Simak selengkapnya!

1. Gaji PPPK Tendik Masuk APBN, FHNK2-I: Kami Belum Gembira, Perjuangan Belum Selesai!

BACA JUGA: 5 Berita Terpopuler: Banyak PPPK Paruh Waktu Belum Dibayar hingga Juni, Gaji Ke-13 Aman?

DPP Forum Honorer Non-Kategori Dua Indonesia Tenaga Kependidikan (FHNK2-I Tendik) menegaskan pihaknya tidak ingin terbuai dengan angin segar keputusan DPR terkait pengalihan gaji PPPK ke APBN. 

Sekretaris Jenderal DPP FHNK2-I Tendik, Herlambang Susanto, menyatakan bahwa para honorer belum bisa bergembira karena kesepakatan tersebut masih membutuhkan pengawalan hukum yang nyata dari pemerintah pusat. 

BACA JUGA: 5 Berita Terpopuler: Jumlah ASN Capai 6,7 Juta, P3K Teknis dari Satpol PP Seharusnya PNS, Forum Komunikasi Punya Usul

"Kami belum gembira, masih perlu pengawalan perjuangan kembali," kata Herlambang kepada JPNN, Minggu (14/6/2026).

Baca Selengkapnya di Bawah:

BACA JUGA: 5 Berita Terpopuler: Gaji ke-13 ASN Cair 100%, Termasuk PPPK, Ada Provinsi yang Belum Dapat?

Gaji PPPK Tendik Masuk APBN, FHNK2-I: Kami Belum Gembira, Perjuangan Belum Selesai!

2. PPPK Mulai Bertumbangan, PP Dana Pensiun Belum Juga Terbit

Desakan agar PP Dana Pensiun segera diterbitkan terus disuarakan forum PPPK. Pasalnya, belum ada tanda-tanda regulasi turunan UU 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara terbit. 

Ketua Forum Komunikasi PPPK (FKPPPK) Jawa Timur Nurul Hamidah mengungkapkan keprihatinannya karena banyak PPPK yang sudah pensiun tidak mendapatkan apa-apa. 

Begitu juga PPPK yang meninggal akibat kecelakaan, sakit, melahirkan, dan lain-lain. "Saya sudah kehilangan 15 orang, sedih rasanya karena mereka tidak dapat pensiun, sedangkan mereka punya anak-anak yang harus dibiayai," terangnya.

Baca Selengkapnya di Bawah:

PPPK Mulai Bertumbangan, PP Dana Pensiun Belum Juga Terbit

3. Boni Hargens: Kompolnas Diperkuat Dalam UU Polri Baru, Gagasan Restorasi Kapolri Bakal Terwujud

Analis Politik Senior Boni Hargens secara tegas mengatakan Undang-Undang tentang Perubahan Ketiga atas Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia (UU Polri Baru) merupakan keputusan strategis memperkuat eksistensi Polri untuk makin profesional, bersih, transparan dan adaptif.

Salah satu poin yang disoroti Boni Hargens dalam UU Polri baru ini adalah penguatan Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) sebagai instrumen pengawasan sipil yang kredibel dan berdaya.

Baca Selengkapnya di Bawah:

Boni Hargens: Kompolnas Diperkuat Dalam UU Polri Baru, Gagasan Restorasi Kapolri Bakal Terwujud

4. Tergiur Iklan Medsos, Pemuda Asal Garut Jadi Korban Penipuan Loker ABK di Muara Angke

Aksi penipuan berkedok lowongan kerja kembali memakan korban. 

Kali ini, seorang pemuda asal Garut, Jawa Barat, berinisial DS, 24, terjebak modus perekrutan ilegal untuk posisi Anak Buah Kapal (ABK) kapal cumi di Muara Angke, Jakarta Utara. 

Korban yang tergiur iklan pekerjaan di media sosial itu melapor ke polisi setelah menemukan adanya ketidaksesuaian informasi terkait kasbon dan biaya kerja yang dibebankan kepadanya. 

“Aksi penipuan itu dilakukan para pelaku dengan modus iklan lowongan kerja (loker) yang dipasang di media sosial,” kata Kanit Reskrim Polsek Kawasan Sunda Kelapa, Iptu Indra Basuki di Jakarta, Minggu.

Baca Selengkapnya di Bawah: 

Tergiur Iklan Medsos, Pemuda Asal Garut Jadi Korban Penipuan Loker ABK di Muara Angke

5. Setelah Aksi Demo Mahasiswa, Seskab Teddy Perhatikan Fasilitas Publik Jakarta

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya memberi perhatian pada fasilitas publik di Jakarta setelah aksi demo mahasiswa di kawasan Soedirman-Thamrin, Jumat (12/6/2026). 

Teddy memastikan fasilitas publik di kawasan Jakarta Pusat siap digunakan kembali oleh masyarakat pascaaksi unjuk rasa mahasiswa. 

"Setelah mengawal jalannya penyampaian aspirasi di jalanan umum. Mari sama-sama kita siapkan kembali untuk dipakai warga esok pagi," tulis Teddy dalam video yang diunggah melalui akun resmi Instagram Sekretariat Kabinet pada Sabtu (13/6/2026).

Baca Selengkapnya di Bawah:

Setelah Aksi Demo Mahasiswa, Seskab Teddy Perhatikan Fasilitas Publik Jakarta

BACA ARTIKEL LAINNYA... 5 Berita Terpopuler: Gaji PPPK & PPPK Paruh Waktu Masuk RAPBN 2027, Segera Terbitkan Payung Hukum, Jangan Dipecah Belah


Redaktur & Reporter : Elvi Robiatul


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
AFC Umumkan Daftar Peserta Kompetisi Asia, Persib dan Borneo FC Resmi Jadi Wakil Indonesia
• 16 jam lalutvonenews.com
thumb
Trump Hadiri KTT G7 di Prancis usai Umumkan Kesepakatan dengan Iran
• 2 jam laluidxchannel.com
thumb
Perusahaan Tiongkok Masuk Pasar Global Bergantung Subsidi, Pakar : Memicu Perlawanan Internasional
• 4 jam laluerabaru.net
thumb
Purbaya Usulkan Pagu Indikatif Kemenkeu di 2027 Sebesar Rp49,8 Triliun, Ini Peruntukannya
• 49 menit laluwartaekonomi.co.id
thumb
Sinopsis Drama China Mysterious Lotus Casebook, Runtuhnya Dunia Persilatan Membentuk Trio Detektif Unik
• 5 jam lalugrid.id
Berhasil disimpan.