Alasan Pemain Piala Dunia 2026 Masuk Lapangan Bersama Anak-anak

cnbcindonesia.com
10 jam lalu
Cover Berita
Foto: Ilustrasi. (REUTERS/Bernadett Szabo)

Jakarta, CNBC Indonesia - Penonton Piala Dunia 2026 mungkin sering melihat pemandangan yang sudah menjadi biasa sebelum pertandingan dimulai. Para pemain berjalan memasuki lapangan sambil menggandeng anak-anak.

Tradisi ini bukan sekadar seremoni atau pelengkap acara pembukaan pertandingan. Di baliknya terdapat pesan sosial yang sudah berlangsung selama lebih dari dua dekade.

Melansir Yahoo News, Senin (15/6/2026), tradisi anak-anak berjalan bersama pemain dimulai sejak Piala Dunia 2002 di Korea Selatan dan Jepang. Program tersebut lahir dari kerja sama antara FIFA dan UNICEF untuk meningkatkan kesadaran akan hak-hak anak di seluruh dunia.

Baca: Piala Dunia 2026 Disebut Zonk, Penonton & Hotel Sepi

Saat itu, UNICEF menjelaskan program tersebut bertujuan untuk mempromosikan dan melindungi hak setiap anak untuk mendapatkan rekreasi yang sehat serta pendidikan dasar yang berkualitas. UNICEF juga menyebut kehadiran anak-anak di lapangan menjadi pengingat bagi para pencinta sepak bola bahwa mereka memiliki peran dalam menciptakan dunia yang lebih layak bagi anak-anak.

Pada Piala Dunia 2026, anak-anak yang mendampingi pemain dipilih melalui kerja sama antara Quaker Oats dan organisasi Common Goal. Program tersebut akan menghadirkan sekitar 1.400 anak ke lapangan dalam 66 pertandingan yang digelar di 11 kota tuan rumah di Amerika Serikat.

"FIFA World Cup adalah salah satu momen paling universal dalam olahraga global yang mampu menyatukan banyak orang dengan cara yang hanya bisa dilakukan oleh sedikit hal lainnya," kata Senior Vice President Marketing Quaker Foods Tina Mahal dalam keterangan resminya mengutip ABC.

Baca: Prediksi Juara Piala Dunia FIFA 2026 Menurut Studi Analisis Data

Ia mengatakan, program tersebut juga bertujuan menyediakan sumber daya terkait nutrisi harian bagi keluarga dan komunitas serta menginspirasi generasi muda melalui pengalaman di dalam maupun luar lapangan.

Tradisi serupa juga bakal diterapkan di Kanada dan Meksiko sebagai sesama tuan rumah Piala Dunia 2026, meski didukung sponsor yang berbeda. Selain mendampingi para pemain, biasanya terdapat seorang anak yang berjalan bersama wasit sambil membawa bola pertandingan menuju lapangan.

Meski sudah menjadi pemandangan yang lazim dalam sepak bola modern, tradisi ini tetap menjadi simbol kampanye kesejahteraan anak yang dibawa FIFA di panggung sepak bola terbesar dunia.

Bagi anak-anak yang terpilih, kesempatan berjalan berdampingan dengan para pemain Piala Dunia di hadapan puluhan ribu penonton juga menjadi pengalaman yang kemungkinan hanya datang sekali seumur hidup.



(hsy/hsy) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:
Video: Pelatih Iran Yakin Piala Dunia 2026 Jadi Pemersatu Bangsa

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Diperkenalkan Erick Thohir pada Raker DPR RI Proses Naturalisasi Timnas Indonesia, Ternyata dari Sini Darah Indonesia Luke Vickery Mengalir
• 3 jam lalutvonenews.com
thumb
Pengunjung Jadi Korban Copet di PRJ Kemayoran, Polisi Buru Pelaku
• 6 jam lalukumparan.com
thumb
KPK dan Noel Ebenezer Sama-sama Tak Ajukan Banding atas Vonis di Kasus Korupsi K3
• 9 jam lalukompas.com
thumb
Mensos: 45.000 Siswa Bersekolah di Sekolah Rakyat pada 2026
• 2 jam lalukumparan.com
thumb
LRT Jabodebek Tambah Perjalanan Pagi Mulai 15 Juni
• 18 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.