Tel Aviv: Sedikitnya sembilan orang terluka setelah diserang rubah liar di kawasan Danau Galilea, Israel utara, dalam serangkaian insiden yang terjadi dalam beberapa hari terakhir.
Media lokal Israel melaporkan para korban mendapat penanganan medis di lokasi sebelum sebagian di antaranya dirujuk ke rumah sakit untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Otoritas kesehatan dan veteriner setempat saat ini tengah menyelidiki penyebab perilaku agresif hewan-hewan tersebut, termasuk kemungkinan adanya penyakit yang dapat memengaruhi perilaku satwa liar.
Menurut laporan media setempat, serangan terjadi di sejumlah area pantai dan lahan terbuka di sekitar Danau Galilea yang menjadi tujuan wisata populer.
Tim lingkungan hidup dan kesehatan hewan telah diterjunkan untuk melakukan pemeriksaan terhadap populasi rubah di kawasan tersebut.
Sejauh ini, penyebab pasti insiden tersebut belum diketahui. Namun para ahli menduga perubahan lingkungan, berkurangnya sumber makanan, atau faktor kesehatan pada satwa dapat menjadi pemicu meningkatnya interaksi agresif dengan manusia. Wisatawan Diminta Waspada Menyusul insiden tersebut, pihak berwenang mengimbau warga dan wisatawan untuk tidak mendekati maupun memberi makan satwa liar.
Masyarakat juga diminta segera melapor kepada otoritas apabila menemukan hewan yang menunjukkan perilaku tidak biasa atau agresif.
Rubah merupakan satwa yang umum ditemukan di sejumlah kawasan alam dan cagar alam di Israel. Namun, serangan terhadap manusia yang menyebabkan banyak korban dalam waktu berdekatan tergolong jarang terjadi.
Otoritas terkait kini meningkatkan pemantauan dan survei lingkungan di sekitar Danau Galilea guna mencegah terulangnya kejadian serupa. (Kelvin Yurcel)
Baca juga: Seorang Perempuan Terluka Parah akibat Serangan Hiu di Pantai Sydney




