JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung melakukan perjalanan dinas ke Singapura untuk menghadiri rangkaian World Cities Summit (WCS) 2026 yang berlangsung pada Minggu (14/6/2026) hingga Selasa (16/6/2026).
Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta Bidang Komunikasi Publik Chico Hakim mengatakan, Pramono menghadiri forum internasional tersebut dengan dua peran, yakni sebagai Gubernur Jakarta dan Vice Chair C40 Cities untuk kawasan Asia Timur, Asia Tenggara, dan Oseania.
“Dalam forum bergengsi ini, Gubernur Pramono mengemban dua mandat sekaligus yang sangat strategis, yaitu mewakili Jakarta sebagai ibu kota negara sekaligus menjalankan perannya sebagai Vice Chair C40 Cities untuk kawasan Asia Timur, Asia Tenggara, dan Oseania,” kata Chico saat dikonfirmasi melalui pesan Whatsapp, Senin (15/6/2026).
Baca juga: Pramono Ingatkan Mahasiswa yang Demo Tak Rusak Fasum: Yang Rugi Masyarakat
Chico menjelaskan, kunjungan Pramono diawali dengan menghadiri sesi C40 Mayoral Convening yang mempertemukan para pemimpin kota dari berbagai negara untuk berdiskusi dan berbagi pengalaman dalam menghadapi tantangan perkotaan global.
Forum tersebut menjadi pertemuan perdana yang dihadiri Pramono setelah ditetapkan sebagai Vice Chair C40 Cities kawasan Asia Timur, Asia Tenggara, dan Oseania pada April 2026.
Dalam kapasitas tersebut, Pramono bergabung dengan para wali kota dan pemimpin kota dunia lainnya untuk membahas berbagai isu perkotaan, mulai dari perubahan iklim hingga pembangunan kota yang berkelanjutan.
Menurut Chico, keikutsertaan Jakarta dalam World Cities Summit 2026 menjadi momentum penting untuk mencari solusi inovatif dan kolaboratif atas berbagai tantangan yang dihadapi kota-kota besar saat ini.
Baca juga: Mahasiswa Demo di Jakarta, Pramono: Silakan, Tanpa Perusakan Fasilitas Publik
Melalui forum itu, Jakarta berupaya mewujudkan visi sebagai kota yang nyaman, ramah lingkungan, berkelanjutan, dan memiliki daya saing global.
Selain itu, forum tersebut juga dimanfaatkan untuk memperluas kerja sama internasional sekaligus menjajaki peluang investasi yang dapat mendukung pertumbuhan ekonomi daerah secara inklusif dan berkelanjutan.
Dalam keterangan resminya, Pramono menegaskan kesiapan Jakarta membuka peluang investasi hijau guna mendukung upaya penanganan dampak perubahan iklim di kawasan perkotaan.
"Jakarta terbuka terhadap investasi pembiayaan hijau dan kemitraan pemerintah dengan swasta untuk mendukung upaya pendinginan perkotaan. Namun, upaya tersebut juga memerlukan dukungan dari sistem keuangan global," ujar Pramono.
Baca juga: Pramono Buka-bukaan soal Penyesuaian Tarif Transjabodetabek
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berharap partisipasi dalam World Cities Summit 2026 dapat memperkuat posisi Jakarta dalam jejaring kota-kota dunia sekaligus mempercepat implementasi berbagai program pembangunan berkelanjutan di ibu kota.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang




