RLCO Absen Bagi Dividen di Tahun Perdana IPO, Realco Beri Penjelasan

bisnis.com
5 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA – PT Abadi Lestari Indonesia Tbk. (RLCO) absen membagikan dividen pada tahun pertamanya melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI). Manajemen menerangkan, keputusan itu diambil guna memperkuat struktur permodalan perseroan.

Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) RLCO untuk tahun buku 2025, menyepakati penggunaan laba bersih senilai total Rp40,98 miliar sebagai cadangan umum dan laba ditahan, dengan besaran masing-masing Rp9,37 miliar dan Rp31,61 miliar.

”Perseroan untuk sementara ini tidak membagikan dividen tunai dari laba tahun buku 2025 dengan pertimbangan penguatan struktur permodalan dan dukungan pertumbuhan usaha pasca-pencatatan saham di Bursa,” tulis manajemen dalam keterangan resminya, dikutip Senin (15/6/2026).

Adapun sepanjang 2025, RLCO mampu membukukan penjualan senilai Rp635,17 miliar, naik 19,76% year-on-year (YoY) dibandingkan Rp530,38 miliar pada periode yang sama 2024. Sementara laba tahun berjalan tercatat tumbuh 325,48% YoY menjadi Rp40,98 miliar dari Rp9,63 miliar pada 2024.

Direktur Utama RLCO Edwin Pranata, menerangkan capaian perseroan pada tahun lalu menunjukkan efektivitas strategi usaha yang dijalankan sepanjang 2025. Realisasi ini juga didukung oleh pertumbuhan penjualan dan peningkatan profitabilitas perseroan.

”Tahun 2025 menjadi tahun yang penting bagi perseroan, tidak hanya karena berhasil mencatatkan saham di BEI, tetapi juga karena kami mampu membukukan pertumbuhan kinerja yang positif. Ke depan, kami akan terus memperkuat fundamental bisnis, menjaga efisiensi operasional, dan mendorong pertumbuhan yang berkelanjutan,” katanya.

Baca Juga

  • BEI Cabut Status Pemantauan Khusus Saham Abadi Lestari (RLCO)
  • Bocoran Samuel Sekuritas soal Calon Emiten IPO 2026 Usai RLCO
  • Top Gainers Sepekan: Saham RLCO Pimpin Daftar Usai Naik 141,82%

Memasuki tahun ini, RLCO optimistis dapat membukukan pertumbuhan kinerja. Penjualan yang ditargetkan bahkan mencapai Rp716 miliar atau naik 12,8% YoY. Sementara itu, laba tahun berjalan diproyeksikan tumbuh menjadi Rp45 miliar atau sekitar 9% YoY.

Direktur RLCO Dwiadi Prastian Hadi, mengatakan target tersebut akan dicapai melalui fokus perseroan pada optimalisasi pasar, pengembangan produk bernilai tambah, hingga peningkatan efisiensi untuk mendukung pencapaian target tersebut.

Perseroan disebut bakal menjalankan strategi pertumbuhan yang berkelanjutan, dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian, penguatan posisi keuangan, hingga penciptaan nilai tambah bagi seluruh pemegang saham dan pemangku kepentingan.

”Perseroan akan terus menjaga kualitas pertumbuhan dengan memperkuat kinerja operasional dan meningkatkan nilai tambah produk. Fokus tersebut menjadi bagian dari upaya kami untuk mencapai target penjualan dan laba yang telah ditetapkan pada 2026,” katanya.

Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kepala Sekolah Ramai Mundur, Disdik Sulsel Ungkap Penyebabnya
• 2 jam lalueranasional.com
thumb
2 Lurah Pesta Miras dan Open BO di Kendari Dicopot dari Jabatannya
• 7 jam lalukumparan.com
thumb
Dony Oskaria soal Saham BUMN Pimpin Kenaikan IHSG: Kinerja Sedang Optimal
• 6 jam lalukumparan.com
thumb
5 Zodiak Paling Pantang Menyerah, Selalu Bangkit Meski Berkali-kali Gagal
• 29 menit lalutabloidbintang.com
thumb
Adu Ide dan Berburu Talenta Baru di Hari Kedua LA Indie Movie
• 22 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.