Jaksa Agung Berharap Dapat Anggaran Pemeliharaan Aset

metrotvnews.com
5 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Jaksa Agung ST Burhanuddin berharap Kejaksaan Agung (Kejagung) mendapat anggaran pemeliharaan aset sitaan hasil tindak pidana. Anggaran dibutuhkan agar nilai ekonomi aset sitaan tidak turun.

“Kendaraan-kendaraan harus tetap mengkilat, harus tetap bagus, harus tetap tokcer. Kami belum ada biaya pemeliharaan,” kata Jaksa Agung dalam acara Penyerahan PNBP Badan Pemulihan Aset (BPA) RI di kawasan Jakarta Selatan, dilansir dari Antara, Senin, 15 Juni 2026.

Dia menyampaikan Kejaksaan memiliki aset ribuan hektare tanah dari sektor pidana khusus. Namun, pihaknya belum memiliki anggaran untuk pemeliharaan aset tersebut.

“(Kalau tidak anggaran) bagaimana memelihara keamanan sehingga barang-barang tersebut bisa tetap utuh, dan khususnya tidak ada untuk tanah yang menempati,” ucap Jaksa Agung.

Jaksa Agung ST Burhanuddin (tengah) menyerahkan secara simbolis PNBP hasil pemulihan aset oleh Kejaksaan RI kepada Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa (kiri). ANTARA/Nadia Putri Rahmani

Baca Juga:  Kejagung Serahkan Rp1,02 Triliun Hasil Pemulihan Aset ke Kemenkeu

Sementara itu, Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) telah memiliki aturan terkait anggaran pemeliharaan aset. Dia memastikan Kejaksaan akan mendapatkan anggaran tersebut.

“Nanti kita pastikan balik ke Kejaksaan untuk pemeliharaan aset sesuai dengan aturan yang ada. Nanti kita bicara, Pak. Yang penting harus ada dan harus cukup untuk memelihara aset,” ucap Purbaya.

Kejagung resmi menyerahkan uang tunai Rp1,029 triliun kepada Menkeu RI sebagai penerimaan negara bukan pajak (PNBP). Uang tersebut berasal dari hasil lelang acara BPA Fair yang berlangsung pada 18–21 Mei 2026, serta hasil penelusuran aset Eddy Tansil, terpidana kasus penggelapan uang.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
JAKIM 2026 Diikuti 45.500 Pelari, Jakarta Jadi Destinasi Sport Tourism Dunia
• 8 jam laludisway.id
thumb
DPRD DKI Minta Pelaku Bullying Bocah 6 Tahun hingga Koma di Jakpus Dijerat Hukum meski Berstatus Anak
• 22 jam lalukompas.com
thumb
PHE catatkan produksi 1 juta barel setara minyak per hari pada 2025
• 6 jam laluantaranews.com
thumb
Kota Jayapura Menyiapkan 100 Hektare Lahan Padi dan Mengusulkan Perluasan Sawah untuk Dukung Swasembada Pangan
• 21 jam lalupantau.com
thumb
PIK 2 (PANI) Berencana Gelar Private Placement, Incar Dana Segar Rp 498 Miliar
• 4 jam lalukatadata.co.id
Berhasil disimpan.