Bisnis.com, BANDUNG -- Agenda West Java International Industry and Trade Expo (WIITEX) 2026 yang digelar di Exhibition Hall Summarecon Mall Bandung resmi ditutup pada Minggu (14/6/2026).
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Barat Nining Yuliastiani melaporkan selama tiga hari penyelenggaraan WIITEX 2026, transaksi yang berhasil dibukukan mencapai Rp25,09 miliar atau setara US$1,4 juta.
Nilai tersebut berasal dari transaksi ekspor, business matching, serta lelang komoditas unggulan yang digelar selama pameran berlangsung.
"Total transaksi yang berhasil dicatat selama tiga hari penyelenggaraan mencapai Rp25,09 miliar atau sekitar US$1,4 juta. Ini merupakan gabungan dari kegiatan ekspor, business matching, dan lelang komoditas," kata Nining.
Menurutnya, salah satu komoditas yang paling diminati dalam lelang adalah teh premium Jawa Barat yang memiliki kualitas tinggi dan banyak digunakan sebagai bahan blending maupun produk hilir bernilai tambah.
"Teh premium Jawa Barat mendapat respons yang sangat baik. Tidak hanya untuk kebutuhan domestik, tetapi juga diminati pasar ekspor dari berbagai negara," ujarnya.
Baca Juga
- 20% Laporan Scam Nasional Datang dari Jabar, Kenali Modus Utamanya
- Data PCMB Aman, Disdik Jabar Siapkan Solusi bagi Calon Murid yang Belum Tertampung di Sekolah Negeri
- 70 Ribu Siswa Berpotensi Tak Masuk Sekolah Negeri, Pemprov Jabar Tanggung Biayanya
Nining menjelaskan bahwa minat pembeli internasional terhadap komoditas unggulan Jawa Barat juga terus meningkat. Awalnya terdapat perwakilan dari 11 negara yang terdaftar untuk mengikuti business matching, namun jumlah tersebut bertambah menjadi 14 negara selama pelaksanaan kegiatan.
Selain itu, sekitar 80 pembeli dan penjual turut berpartisipasi secara hybrid, baik secara daring maupun luring.
Menurut Nining, WIITEX berhasil menjadi wadah yang efektif untuk mempertemukan pelaku usaha dengan pembeli, penjual, dan eksportir dari berbagai negara.
"Mereka dapat menemukan berbagai komoditas unggulan yang telah melalui proses kurasi kualitas dan kuantitas sehingga memberikan keyakinan untuk melanjutkan kerja sama bisnis," katanya.
Ia optimistis penyelenggaraan WIITEX akan semakin memperkuat ekspansi pasar produk unggulan Jawa Barat sekaligus meningkatkan kesadaran pelaku usaha terhadap pentingnya standar mutu, keberlanjutan, serta preferensi pasar global yang kini semakin mengedepankan aspek kesehatan dan keberlanjutan.
Dengan berakhirnya WIITEX 2026, Pemerintah Provinsi Jawa Barat berharap jejaring bisnis yang terbangun, peluang perdagangan yang tercipta, serta peningkatan kapasitas pelaku usaha dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi nyata bagi pertumbuhan industri, perdagangan, dan perekonomian Jawa Barat.
1781510567_db227548-c1c8-40b7-90e4-e727eb7dff57.





