UE Nilai Kesepakatan AS-Iran Bisa Jadi Terobosan bagi Stabilitas Timur Tengah

metrotvnews.com
5 jam lalu
Cover Berita

Brussels: Uni Eropa menyambut baik kesepakatan yang dicapai antara Amerika Serikat (AS) dan Iran, dengan para pemimpin blok tersebut menyebutnya sebagai peluang penting untuk mendorong stabilitas di Timur Tengah.

Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa, Kaja Kallas, menyebut kesepakatan itu sebagai "terobosan potensial" yang dapat membuka ruang bagi perundingan lebih lanjut mengenai program nuklir Iran dan berbagai isu yang masih belum terselesaikan.

"Dari pengaruh ekonomi hingga keahlian di bidang nuklir serta hubungan jangka panjang dengan negara-negara Teluk, Uni Eropa siap berkontribusi untuk mencapai penyelesaian yang berkelanjutan," tulis Kallas di platform X, dikutip dari Anadolu, Senin, 15 Juni 2026.

Ia juga menilai implementasi kesepakatan tersebut berpotensi membantu meredakan krisis energi global.

Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen turut menyambut positif perkembangan tersebut. Menurutnya, kesepakatan itu dapat menjadi jalan menuju negosiasi yang lebih luas mengenai perdamaian dan keamanan di Timur Tengah.

"Prioritas saat ini adalah implementasi yang cepat dan penuh oleh semua pihak," tulis von der Leyen.

Ia menambahkan bahwa kesepakatan tersebut harus memungkinkan pembukaan kembali Selat Hormuz serta pemulihan kebebasan navigasi di jalur pelayaran strategis tersebut. "Hal ini penting bagi stabilitas kawasan dan ekonomi global," ujarnya.

Von der Leyen juga menyerukan penghormatan terhadap kedaulatan dan integritas wilayah Lebanon serta mendesak terwujudnya gencatan senjata yang sesungguhnya.

"Tidak akan ada perdamaian di Timur Tengah selama Lebanon masih terbakar," katanya. Seruan Perdamaian Presiden Dewan Eropa Antonio Costa juga meminta seluruh pihak menyelesaikan perbedaan melalui jalur damai dan sesuai hukum internasional.

"Senjata harus dibungkam, dan perbedaan yang masih ada harus diselesaikan melalui cara-cara damai sesuai hukum internasional," tulis Costa di X.

Ia menegaskan Uni Eropa siap mendukung berbagai upaya untuk mewujudkan perdamaian jangka panjang di kawasan Timur Tengah.

Respons para pemimpin Eropa tersebut muncul setelah Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif mengumumkan bahwa Amerika Serikat dan Iran telah mencapai kesepakatan setelah melalui negosiasi intensif.

Menurut Sharif, kedua negara sepakat mengakhiri seluruh operasi militer secara segera dan permanen di berbagai front konflik, termasuk di Lebanon.

Baca juga:  AS-Iran Sepakati MoU Perdamaian, Apa Isi dan Dampaknya bagi Konflik Timur Tengah?


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Bukti Keseriusan Luke Vickery dan Mitchell Baker Miliki Paspor WNI, Rela Begadang Ikut Raker DPR RI demi Bisa Bela Timnas Indonesia
• 1 jam lalutvonenews.com
thumb
Pemkot Surabaya Beri Pendampingan Psikologis Atlet Korban Pelecehan Eks Pengurus Perbakin
• 6 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Presiden Jerman Tiba di Jakarta, Bakal Bertemu Prabowo di Istana
• 11 jam lalukumparan.com
thumb
Terungkap! Honorer DKP3 Probolinggo Diduga Terlibat Pencurian Dua Traktor
• 1 jam laluberitajatim.com
thumb
2 Pelaku Percobaan Penculikan Lansia di Jakarta Utara Ditangkap, Dijerat Pasal Berlapis
• 5 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.