DFSK E5 Plus Jadi Titik Balik, Merek China Ini Siap Bangkit di Indonesia

viva.co.id
2 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA - Nama DFSK memang tidak segencar sejumlah merek China lain yang belakangan ramai menjadi perbincangan di pasar otomotif Indonesia. Saat banyak kompetitor terus meluncurkan model baru dan mencatat pertumbuhan penjualan yang signifikan, DFSK justru terlihat bergerak lebih hati-hati.

Namun di balik itu, pabrikan asal China tersebut mengaku tengah menjalani transformasi besar. Kehadiran DFSK E5 Plus pun disebut menjadi tonggak penting yang menandai babak baru perjalanan merek tersebut di Indonesia.

Baca Juga :
SUV Super Zeekr 8X Terpantau di Indonesia
Geely Mendadak Bersih Besar-besaran, Sejumlah Unit Bisnis Terancam Hilang

Dalam sesi diskusi bersama media, perwakilan DFSK mengakui bahwa perusahaan sedang beralih dari fokus kendaraan bermesin pembakaran internal atau Internal Combustion Engine (ICE) menuju era kendaraan energi baru atau New Energy Vehicle (NEV).

"Pada 2022-2023 kami mengambil keputusan untuk melakukan transformasi di Indonesia. Dari kendaraan tradisional menuju kendaraan energi baru, tetapi prosesnya dilakukan secara bertahap," ujar Chief Operating Officer (COO) PT Sokonindo Automobile, Franz Wang di Jakarta, Senin 15 Juni 2026.

Menurut dia, langkah awal transformasi dilakukan melalui kendaraan listrik yang diperkenalkan untuk membiasakan masyarakat dengan teknologi elektrifikasi. Setelah itu, DFSK mulai membawa teknologi yang lebih canggih melalui E5 Plus.

"Hari ini merupakan milestone. E5 Plus membawa teknologi terbaru yang kami miliki, termasuk berbagai fitur canggih dan teknologi keselamatan terbaru," katanya.

Pernyataan tersebut sekaligus menjawab pertanyaan yang selama ini muncul di kalangan publik mengenai minimnya model baru DFSK dibandingkan para rival sesama merek China.

Franz menjelaskan bahwa filosofi bisnis yang diterapkan grup Seres berbeda dengan banyak perusahaan otomotif lainnya. Mereka memilih berinvestasi besar di bidang penelitian, pengembangan teknologi, dan fasilitas produksi sebelum meluncurkan produk ke pasar.

"Kami tidak banyak berbicara terlebih dahulu. Kami membangun teknologinya, berinvestasi besar pada riset dan pengembangan, lalu menghadirkannya ke pasar," ujarnya.

Kepercayaan diri DFSK terhadap E5 Plus juga didukung oleh berbagai fitur yang dibawa kendaraan tersebut. Mobil berteknologi Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) itu diklaim memiliki dimensi yang besar, kabin luas untuk kebutuhan keluarga, serta fitur bantuan berkendara canggih yang disebut telah mencapai level 2++.

Baca Juga :
Terpopuler: Nasib Merek Mobil Lesu, Dominasi China, hingga Persaingan Sengit Mei 2026
Pabrikan Mobil China Bikin Ferrari Kebakaran Jenggot
Ferrari Sampai Turun Gunung Gegara Nama Besarnya Dibawa-bawa Huawei

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Warga RI Masuk Jajaran Paling Suka Beramal se-Dunia, Ini Buktinya
• 20 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Usai Jadi Sorotan Publik Akibat Polemik, Dewan Juri Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI Kini Diwajibkan Pakai Alat Ini
• 12 jam lalutvonenews.com
thumb
Presiden Jerman Tiba di Jakarta untuk Bertemu Prabowo, Disambut Menkes
• 9 jam laludetik.com
thumb
Ingin Makan Bakwan Yang Tetap Enak dan Sehat Meski Tanpa Tepung? Simak Resep dari dr Zaidul Akbar
• 19 jam laluviva.co.id
thumb
Prabowo: Indonesia Ingin Perluas Penempatan Tenaga Kerja di Jerman
• 3 jam laluokezone.com
Berhasil disimpan.