JAKARTA, DISWAY.ID -- Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan kunjungan kenegaraan Presiden Jerman Frank-Walter Steinmeier ke Indonesia menjadi momentum penting menjelang peringatan 75 tahun hubungan bilateral Indonesia dan Jerman pada 2027 mendatang.
Prabowo mengucapkan terima kasih kepada Presiden Steinmeier atas kunjungannya kembali ke Indonesia.
“Saya sampaikan terima kasih kepada Presiden Steinmeier atas kunjungannya kembali ke Indonesia. Ini kehormatan besar bagi kami. Kunjungan kenegaraan ini memiliki arti yang sangat penting bagi Indonesia karena menunjukkan hubungan yang sangat baik antara Jerman dan Indonesia,” kata Prabowo usai bertemu Presiden Steinmeier di Istana, 15 Juli 2026.
BACA JUGA:Dihadang ke Istana, Pendemo BEM UBK Paksa Terobos Blokade Polisi: Tabrak!
Menurut Prabowo, kunjungan tersebut menjadi awal dari rangkaian peringatan 75 tahun hubungan diplomatik Indonesia-Jerman yang akan jatuh pada 2027.
“Kunjungan ini juga mengawali peringatan 75 tahun hubungan bilateral Indonesia-Jerman pada tahun 2027 yang akan datang,” ujarnya.
Prabowo menilai penguatan dan keberlanjutan kemitraan Indonesia-Jerman menjadi semakin penting di tengah tantangan global yang terus berkembang.
Karena itu, kedua negara berkomitmen memperkuat kerja sama di berbagai sektor strategis.
Dalam pertemuan tersebut, Indonesia dan Jerman membahas penguatan kemitraan di bidang ekonomi, investasi, transisi energi, ketahanan energi, pendidikan, serta ketenagakerjaan.
BACA JUGA:BTN Jakarta International Marathon 2026 Diramaikan 45 Ribu Pelari, Perkuat Sport Tourism Indonesia
Lebih lanjut, Prabowo mengatakan pertemuannya dengan Presiden Jerman Frank-Walter Steinmeier menghasilkan kesepakatan di berbagai bidang. Salah satunya di bidang kesehatan.
"Di bidang kesehatan, kami akan sangat apresiasi penandatanganan letter of intent mengenai global skills partnership di bidang keperawatan," kata Prabowo.
Prabowo menegaskan Indonesia juga ingin memperluas peluang kerja bagi tenaga kerja Indonesia di Jerman termasuk di sektor teknologi tingkat tinggi.
"Presiden Steinmeier dan saya juga sependapat bahwa semua konflik harus diselesaikan melalui perundingan dan kita bekerja sama di bidang diplomasi untuk meningkatkan dan memastikan perdamaian dan stabilitas global," ujarnya.
BACA JUGA:Dolar Naik, Harga Minyak Goreng Ikut Melesat, Minyakita Makin Langka
- 1
- 2
- »





