HARIAN.FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Keselamatan kini tidak lagi menjadi fitur eksklusif yang hanya tersedia pada kendaraan premium. Melalui teknologi Toyota Safety Sense (TSS), Toyota menghadirkan berbagai fitur keselamatan canggih pada kendaraan segmen menengah hingga entry level untuk memberikan perlindungan lebih bagi pengemudi dan penumpang.
General Manager Marketing Kalla Toyota, Suliadin, mengatakan Toyota terus berupaya mendemokratisasi teknologi keselamatan agar dapat dinikmati lebih banyak konsumen. Menurutnya, fitur-fitur yang sebelumnya hanya tersedia pada kendaraan kelas atas kini telah disematkan pada sejumlah model keluarga yang banyak digunakan masyarakat.
“Toyota menghadirkan paket keselamatan aktif canggih yang mencakup beberapa fitur utama, di antaranya Pre-Collision System (PCS), yaitu teknologi yang mendeteksi potensi tabrakan di depan dan melakukan pengereman otomatis jika pengemudi terlambat merespons,” ujar Suliadin, Senin, 15 Juni.
Selain PCS, Toyota juga membekali kendaraan dengan Lane Departure Alert (LDA) dan Lane Tracing Assist (LTA) yang berfungsi memperingatkan sekaligus membantu pengemudi menjaga kendaraan tetap berada di jalurnya.
Fitur lainnya adalah Dynamic Radar Cruise Control (DRCC) yang mampu menjaga jarak aman dengan kendaraan di depan secara otomatis saat melaju di jalan tol. Toyota juga menghadirkan Pedal Misoperation Control (PMC) yang dirancang untuk mencegah kecelakaan akibat kesalahan menginjak pedal gas ketika terdapat objek di depan kendaraan.
Menurut Suliadin, teknologi tersebut telah digunakan pada berbagai model Toyota, mulai dari segmen premium seperti Alphard, Vellfire, Land Cruiser, Camry Hybrid, dan Corolla Altis Hybrid, hingga kendaraan keluarga dan SUV yang lebih terjangkau seperti Kijang Innova Zenix, Yaris Cross, All New Veloz, Toyota Raize, dan New Veloz Hybrid EV.
Ia mengungkapkan bahwa saat ini fitur keselamatan aktif yang paling banyak ditanyakan konsumen adalah Pre-Collision System serta Panoramic View Monitor atau kamera 360 derajat.
“Fitur ini sangat membantu pengemudi saat parkir maupun bermanuver di area yang sempit. Selain itu ada juga Blind Spot Monitor dan Rear Cross Traffic Alert yang membantu mendeteksi objek di area yang sulit terlihat oleh pengemudi,” jelasnya.
Suliadin menegaskan bahwa faktor keselamatan seharusnya menjadi pertimbangan utama masyarakat sebelum membeli kendaraan.
“Mengapa fitur keselamatan penting dipertimbangkan saat membeli kendaraan? Karena keselamatan merupakan hal yang paling utama dalam berkendara, terutama bagi pengemudi baru yang belum terlalu mahir mengoperasikan kendaraan,” katanya.
Tingginya angka kecelakaan lalu lintas, lanjut dia, menjadi alasan mengapa teknologi keselamatan semakin dibutuhkan. Kehadiran fitur keselamatan aktif diharapkan dapat membantu mengurangi risiko kecelakaan maupun dampak yang ditimbulkan.
“Kasus kecelakaan saat ini masih cukup tinggi. Kehadiran fitur keselamatan dapat membantu mengurangi risiko dan dampak yang lebih besar akibat kecelakaan,” tambahnya.
Pengguna Rasakan Manfaat Langsung
Manfaat teknologi keselamatan tersebut juga dirasakan langsung oleh para pengguna Toyota.
Andi Pratama, seorang karyawan swasta di Makassar yang menggunakan Toyota Yaris Cross, mengaku fitur Blind Spot Monitor dan kamera 360 derajat membuat dirinya lebih percaya diri saat berkendara di tengah lalu lintas perkotaan yang padat.
“Dulu saya sering khawatir ada kendaraan yang tidak terlihat saat berpindah jalur. Sekarang ada peringatan dari Blind Spot Monitor sehingga berkendara terasa lebih aman. Kamera 360 derajat juga sangat membantu saat parkir di pusat perbelanjaan yang biasanya cukup sempit,” ujarnya.
Hal serupa disampaikan Nur Aisyah, pengguna Kijang Innova Zenix yang kerap bepergian bersama keluarga. Menurutnya, fitur Pre-Collision System memberikan rasa tenang terutama saat menempuh perjalanan jarak jauh.
“Sebagai ibu yang sering membawa anak-anak, saya merasa lebih nyaman karena mobil memiliki sistem yang bisa membantu mendeteksi potensi tabrakan di depan. Fitur-fitur seperti ini membuat perjalanan keluarga terasa lebih aman,” katanya.
Dengan semakin luasnya penerapan Toyota Safety Sense pada berbagai model kendaraan, Toyota berharap masyarakat tidak hanya mempertimbangkan desain maupun performa kendaraan, tetapi juga menjadikan faktor keselamatan sebagai prioritas utama saat memilih mobil. (edo)





