Kenapa Gula Tambahan Perlu Dibatasi Sejak Dini?

kumparan.com
3 jam lalu
Cover Berita

Konsumsi makanan dan minuman manis sering kali sulit dipisahkan dari keseharian anak. Namun, di balik rasanya yang disukai si kecil, orang tua perlu memahami bahwa konsumsi gula tambahan tetap memiliki batas yang perlu diperhatikan agar tidak berlebihan.

Dokter Spesialis Anak, dr. Miza Afrizal Azwir, Sp.A., BMedSci, MKes, menjelaskan bahwa orang tua perlu memahami apa yang dimaksud dengan added sugar atau gula tambahan, serta berapa batas konsumsinya sesuai usia anak.

Apa Itu Gula Tambahan dan Berapa Batas Konsumsinya?

Menurut dr. Miza, added sugar adalah gula yang ditambahkan ke dalam makanan atau minuman oleh produsen maupun saat proses memasak untuk meningkatkan rasa manis. Gula tambahan ini berbeda dengan gula alami yang terdapat pada buah, sayur, atau susu.

"Added sugar adalah yang ditambahkan oleh siapapun itu, entah pabrik atau siapa yang masak sebagai penambah rasa," tutur dr. Miza dalam acara LACTOGROW Digestion Expert Lab di Jakarta Selatan, Jumat (5/6).

Untuk anak usia di atas 2 tahun, batas konsumsi gula tambahan yang dianjurkan adalah sekitar 25 gram per hari. Sementara pada anak di bawah usia 2 tahun, beberapa rekomendasi menyebutkan batas sekitar 10–15 gram per hari atau sekitar 10 persen dari total kebutuhan kalori harian.

Meski demikian, dr. Miza menilai bahwa anak di bawah usia 2 tahun sebaiknya mendapatkan paparan gula tambahan sesedikit mungkin.

Kenapa Gula Tambahan Perlu Dibatasi Sejak Dini?

Menurut dr. Miza, masa awal kehidupan merupakan periode penting dalam pembentukan kebiasaan makan anak. Paparan makanan dan minuman yang terlalu manis sejak usia dini dapat memengaruhi preferensi rasa anak di kemudian hari.

"Batasnya cuma kalau saya pribadi berharap kalau bisa masih belum terpapar,” imbuhnya.

Oleh karena itu, orang tua dianjurkan untuk membiasakan anak mengonsumsi makanan dengan rasa alami tanpa tambahan gula berlebihan. Selain membantu menjaga pola makan yang lebih sehat, langkah ini juga dapat mendukung tumbuh kembang anak sekaligus mengurangi risiko konsumsi gula berlebih di masa depan.

Dengan memahami batas konsumsi gula tambahan dan membangun kebiasaan makan sehat sejak dini, orang tua dapat membantu anak memperoleh asupan yang lebih seimbang untuk mendukung kesehatannya, Moms.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
MA Usul Anggaran Jadi Rp 27 Triliun, DPR Soroti Infrastruktur Teknologi Peradilan Belum Memadai
• 5 jam lalukompas.id
thumb
Sah! Angkot Tua di Atas 20 Tahun Dilarang Beroperasi di Kota Bogor
• 2 jam laludetik.com
thumb
Polres Batu Gelar Pangan Murah dan Layanan SIM-STNK di Car Free Day
• 23 jam lalurealita.co
thumb
Fahmi Bo Kini Buka Warung Makan di Teras Rumah, Raffi Ahmad Ungkap Kondisi sang Artis Usai Bangkit dari Keterpurukan
• 3 jam lalugrid.id
thumb
Megawati Bela Demo Mahasiswa di Bundaran HI: Jangan Takut!
• 5 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.