Berawal dari Dendam, Pria di Kemayoran Tewas dalam Perjalanan ke RS usai Ditusuk Tetangga Sendiri

viva.co.id
2 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Kasus penusukan yang menewaskan seorang pria di kawasan Utan Panjang, Kemayoran, Jakarta Pusat, membuat geger. Meski begitu, polisi telah menangkap seorang pria berinisial TA yang diduga menjadi pelaku dalam peristiwa berdarah tersebut.

Ironisnya, pelaku dan korban diketahui tinggal di lingkungan yang sama. Korban berinisial A diduga menjadi sasaran serangan menggunakan senjata tajam hingga mengalami luka serius.

Baca Juga :
Wanita Muda di Makassar Tewas Bersimbah Darah, Suaminya Ditangkap Polisi
Akhir Pelarian Pelaku Percobaan Penculikan Lansia di PIK, Dua Orang Diciduk Polisi

Kapolsek Kemayoran, Komisaris Polisi Agung Adriansyah membenarkan adanya peristiwa penusukan yang berujung kematian tersebut. Menurut dia, korban sempat dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis.

Namun nyawanya tidak tertolong dan korban meninggal dunia dalam perjalanan.

"Betul (korban ditusuk tetangganya). Korban meninggal dunia pada saat perjalanan ke rumah sakit," tuturnya, Senin, 15 Juni 2026.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, korban mengalami dua luka tusukan akibat serangan yang dilakukan pelaku. Polisi yang melakukan penyelidikan juga telah mengamankan terduga pelaku untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

"Luka dua tusukan. Sekarang masih proses penyelidikan BAP dari para saksi. Diduga pelaku atas nama TA sudah ditangkap," tutur Agung.

Selain menangkap pelaku, polisi turut menyita senjata tajam yang diduga digunakan dalam aksi penusukan tersebut. Barang bukti itu kini menjadi bagian dari proses penyidikan guna mengungkap secara utuh kronologi kejadian.

Sejauh ini, dugaan sementara mengarah pada persoalan dendam sebagai pemicu aksi penusukan yang merenggut nyawa korban. Meski demikian, penyidik masih terus mendalami latar belakang hubungan antara korban dan pelaku, termasuk kemungkinan adanya unsur perencanaan sebelum peristiwa itu terjadi.

"Barang bukti berupa pisau. Masih pendalam apakah ada unsur perencanaaan. Motif dendam," katanya lagi.

Hingga kini, polisi masih memeriksa sejumlah saksi dan mengumpulkan alat bukti tambahan untuk memastikan rangkaian peristiwa yang menyebabkan korban kehilangan nyawanya tersebut.

Baca Juga :
Pria di Taiwan yang Hindari Wajib Militer Terancam Penjara Maksimal 5 Tahun
Cara PPK Kemayoran Perkuat Kolaborasi Lewat Olahraga Padel
Kabar Terbaru Kasus Pria Diduga Lecehkan Anjing Pomeranian di Kafe Jakut

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pertamina Ternyata Masih Nombok Meski Pertamax Naik 32%, Harga Ekonominya Rp20 Ribu?
• 10 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
PT Indofood Buka Lowongan Kerja 277 Posisi Juni 2026, Terima Mulai Tamatan SMA SMK Sederajat
• 52 menit lalutribuntimur.com
thumb
Nestory Irankunda Mempersembahkan Gol Debut Piala Dunia untuk Tim Cahill dan Kirim Pesan Inspiratif bagi Generasi Muda
• 22 jam lalupantau.com
thumb
Stimulus Promo jadi Katalis Saham Ritel Jaga Performa
• 16 jam lalubisnis.com
thumb
AS-Iran Nyatakan Damai, Kesepakatan Masih Tentatif
• 5 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.