Liputan6.com, Jakarta - Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) DKI Jakarta menyoroti aspek keamanan taman bermain anak menyusul insiden perundungan yang terjadi kepada bocah berusia enam tahun di Taman Kramat Pulo, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat.
“Sebetulnya ini terkait kejadian yang kemarin. Kami ingin melihat seperti apa kondisi tamannya. Karena kemarin ada tiang lampu yang diduga menyetrum anak. Kami ingin memberikan masukan karena taman ini merupakan taman bermain anak, sehingga setelah kejadian ini perlu dilakukan evaluasi dari sisi keamanannya,” ujar Ketua Komnas PA DKI Jakarta Cornelia Agatha saat ditemui di Kelurahan Kramat, Senin (15/6/2026).
Advertisement
Cornelia menyebut, pihaknya ingin memastikan taman bermain yang disediakan oleh pemerintah benar-benar aman dan ramah bagi anak-anak.
Menurutnya, insiden tersebut harus menjadi bahan evaluasi bersama, khususnya terkait sistem pengamanan fasilitas publik. Upaya pencegahan harus diperkuat supaya tidak ada lagi korban akibat adanya kelalaian atau gangguan fasilitas umum.
“Sudah ada kejadian seperti ini, sehingga ke depan perlu dipikirkan langkah preventifnya seperti apa. Sisi keamanan harus benar-benar diperhatikan agar taman ini menjadi ruang yang aman dan ramah untuk anak,” katanya.
Komnas PA DKI Jakarta saat ini juga memfokuskan perhatian pada kondisi korban yang masih dalam proses pemulihan.
Cornelia menjelaskan, pihaknya telah menjalin komunikasi dengan keluarga korban dan berkoordinasi dengan kepolisian dalam waktu dekat. Meski demikian, fokus utama masih tertuju pada pemulihan kondisi anak.
“Untuk saat ini kami lebih fokus pada pemulihan korban, terutama hak-hak korban untuk mendapatkan pemulihan yang layak, termasuk pengobatan dan kondisi kesehatannya,” ujarnya.




